Pungli, Polda OTT Dua Pengurus Pelabuhan Dwikora Pontianak

Pungli, Polda OTT Dua Pengurus Pelabuhan Dwikora Pontianak

239
BERBAGI
KPK OTT Dua Kasus Berbeda
Foto : Ilustrasi Operasi Tangkap Tangan/rmolsumsel.com

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Tim Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Polda Kalbar,  menetapkan dua orang pengurus Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Jasa Karya Unit R/D Pelabuhan Dwikora Pontianak sebagai tersangka dalam kasus pungutan liar (Pungli).

Dirkrimsus Polda Kalbar, Kombes Pol Mashudi, mengungkapkan, dua orang tersangka tersebut berinisial RP dan IS. Berkas penyidikan dinyatakan sudah lengkap tinggal pelimpahan ke Kejaksaan Negeri Pontianak.

“Penetapan kedua tersangka ini setelah semua saksi dan bukti lengkap. RP sebagai Ketua dan Is Sekretaris Koperasi TKBM,” ungkapnya, pada Rabu (19/4).

Ia mengatakan, Operasi Tangkap Tangan (OTT) tersebut atas dasar informasi adanya pungutan liar terhadap izin berlayar yang dikeluarkan oleh petugas pelayaran.

“Pada saat dilakukan penangkapan, R sedang melakukan transaksi di lokasi kejadian. Barang bukti yang diamankan pada saat transaksi sebesar Rp4,8 juta, tetapi didalam rekening R ada sekitar Rp150 juta lebih,” paparnya.

Atas temuan itu, pihaknya menduga, aksi pungli itu sudah berlangsung lama. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap tersangka R untuk mencari bukti-bukti lainnya.

Ia menambahkannya kedua tersangka tersebut merupakan penanggungjawab hukum dari seluruh aktifitas pungutan liar di Pelabuhan. Aliran dana juga diketahui masuk ke Koperasi tersebut. Koperasi TKBM  juga diketahui Illegal lantaran tak berbadan hukum dan tidak terdaftar di Kementerian.

Sebelumnya tim Satgas Saber Polda Kalbar juga telah menetapkan tiga orang anggota Koperasi TKBM sebagai tersangka, yaitu Yan, Ber dan War.

(Agustiandi/Muh)

TIDAK ADA KOMENTAR