33 Tenaga Kerja Asing Diamankan Imigrasi di PT SRM

33 Tenaga Kerja Asing Diamankan Imigrasi di PT SRM

BERBAGI
Foto : Tenaga Kerja Asing yang diamankan/Ras

Ketapang, thetanjungpuratimes.com – Kepala Kantor Imigrasi Ketapang, Darmunansyah, mengatakan, sebanyak 33 orang diduga Tenaga Kerja Asing (TKA) yang berada di PT Sultan Rapli Mandiri (SRM) diamankan pada Kamis (20/4) siang.

Mereka langsung dibawa ke kantor Imigrasi Ketapang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, sambil menunggu tim dari provinsi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Dalam operasi didamping oleh anggota kepolisan Resort Ketapang, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Ketapang serta Kesbangpol Ketapang.

“Berhasil mengamankan tenaga kerja asing yang berada di PT SRM sebanyak 25 orang yang berasal dari Beijing dan sisanya delapan orang perempuan yang masih kami tinggalkan dikarenakan kendaraan yang kami gunakan tidak cukup untuk mengangkut mereka,” ungkapnya.

PT SRM merupakan perusahaan tambang emas yang sebelumnya merupakan tambang rakyat, namun setelah sekian lama beroperasi menjadi PT SRM, yang berada di dusun Muatan Batu, desa Kelampai, kecamatan Tumbang Titi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Ketapang, Sugiarto, berjanji akan  melakukan evaluasi dan menindak tegas sesuai aturan yang berlaku di wilayah NKRI.

“Seharusnya tenaga kerja yang bekerja di wilayah Indonesia menggunakan visa tenaga kerja dan bukan menggunakan visa kunjungan atau pun wisatawan. Bagi tenaga TKA yang melanggar aturan yang berlaku maka kami tidak segan-segan akan melakukan tindakan tegas. Setelah kami melakukan pemeriksaan mereka tidak bisa menunjukan dukumen mereka dengan alasan bahwa dukumen mereka berada di Jakarta,” ungkapnya.

(Ras/Muh)

TIDAK ADA KOMENTAR