Keracunan Jamur, Tujuh Warga Kayar Dirawat di RSUD Sambas

Keracunan Jamur, Tujuh Warga Kayar Dirawat di RSUD Sambas

BERBAGI
Foto : Kondisi korban keracunan/Polsek Teluk Keramat

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Diduga keracunan akibat memakan jamur yang dipetik dari kebun karet, belasan warga dusun Kayar, desa Teluk Kasih, kecamatan Teluk Keramat, harus dilarikan dan dirawat di RSUD Sambas. Akibat kejadian tersebut, tujuh orang warga tersebut harus menjalani rawat inap di RSUD Sambas.

Kepala seksi pelayanan medis RSUD Sambas, Supardi, mengungkapkan sebelas warga desa Teluk Kasih dirujuk ke RSUD Sambas setelah menjalani perawatan di Puskesmas Sungai Baru.

“Sebelas warga itu dirujuk ke RSUD, Rabu kemarin setelah sempat dirawat di Puskesmas Sungai Baru,” ujar Supardi, Kamis (20/4).

Dikatakan jika 11 orang tersebut terdiri atas 4 kepala keluarga terdiri atas 7 orang dewasa menjalani rawat inap, sementara 4 orang semuanya anak-anak dilakukan rawat jalan.

“Yang menjalani rawat inap semuanya ibu-ibu, sedangkan empat orang anak-anak setelah dilakukan perawatan segera pulang. Dari semua korban keracunan itu, ibu-ibu yang mengalami keracunan agak kuat. Sedangkan anak-anak tidak terlalu kuat keracunanya,” terang Supardi.

Menurut Supardi, belasan warga yang mengalami keracunan tersebut setelah mereka mengkonsumsi jamur yang dipetik dari kebun, sepulang dari bekerja di kebun.

“Dari pengakuan mereka yang mengalami keracunan, sebelumnya mereka mengkonsumsi jamur berwarna coklat yang sengaja dipetik dari kebun. Selang beberapa jam setelah mereka mengkonsumsi jamur, sebelas orang ini langsung mengalami keracunan dengan gejala muntah dan buang air. Bahkan satu orang korban saat itu kondisinya sangat lemah disertai muntah dan buang air besar. Atas apa yang dialami sebelas warga ini, kemudian dibawa ke puskesmas Sungai Baru untuk dilakukan penanganan awal, yang selanjutnya dirujuk ke rumah sakit,” jelas Supardi.

Korban keracunan yang masih dirawat di RSUD Sambas menurut Supardi, terdiri dari Yulidar, Anita, Rukiah, Fariah, Lastri, Aspah dan Asmila. Sedangkan anak-anak yang hanya menjalani rawat jalan yaitu Walidi, Daniel, Rianti serta Holdi.

“Setelah dilakukan perawatan kondisi ketujuh korban keracunan umumnya sudah membaik, kemungkinan nanti atau besok sudah bisa keluar,” ucap Supardi.

Supardi mengungkapkan, sejak Januari 2017 hingga saat ini, sudah terdapat tiga kasus keracunan yang telah ditangani oleh RSUD Sambas.

“Pertama keracunan makanan dalam salah satu hajatan warga di kecamatan Sajad, lalu beberapa waktu lalu puluhan siswa sekolah dasar juga harus dirawat di RSUD Sambas. Setelah mereka mengkonsumsi eskrim, kemudian kemarin warga desa Teluk Kasih yang keracunan jamur turut dirawat di RSUD Sambas,” ungkap Supardi.

(Gindra/Muh)

TIDAK ADA KOMENTAR