Pemkab Serahkan Santunan kepada Keluarga Korban Meninggal akibat Perahu Karam

Pemkab Serahkan Santunan kepada Keluarga Korban Meninggal akibat Perahu Karam

BERBAGI
Foto: Penyaluran dana santunan bagi enam korban meninggal kecelakaan air di gurung Ngeri, Desa Nanga Ngeri, Kecamatan Silat Hulu/Yohanes

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com – Pemda Kapuas Hulu sudah memberi santunan kepada enam korban meninggal dunia yang mengalami kecelakaan air di gurung Ngeri, desa Nanga Ngeri, kecamatan Silat Hulu Sabtu (22/4) lalu. Adapun total bantuan yang diberikan Rp50 jutaan.

“Ini memang diperintahkan dari Bupati langsung, supaya membantu korban yang meninggal itu,” ujar Alfian, Kabag P2 Setda Kapuas Hulu, Jumat (28/3).

Diterangkannya, satu orang korban meninggal dunia mendapatkan bantuan sebesar Rp5 juta, sementara untuk dana selebihnya diberikan untuk biaya oprasional pencarian para korban.

Kasubag Pengendailan dan Pelaporan (P2) Setda Kapuas Hulu, Rolindar, menambahkan, jumlah korban kecelakaan tersebut sebetulnya 35 korban. Dari jumlah itu ada 29 orang selamat dan yang meninggal 6 orang.

“Pemberian bantuan ke korban yang meninggal itu sekaligus mengucapkan bela sungkawa,” ujarnya.

Menurut Rolindar, ada tiga orang petugas P2 yang menyalurkan langsung santunan kepada Kades Nanga Lungu.

“Penyaluran bantuan disaksikan aparat desa dan masyarakat setempat. Besarannya sekitar Rp 50 jutaan,” ungkapnya.

Penyerahan santunan itu memang sempat terkendala transportasi. Dari desa Dangkan, petugas harus ganti mobil untuk ke desa Nanga Ngeri. Kemudian dari desa Nanga Ngeri ke desa Nanga Lungu harus pakai speed.

“Saat dikunjungi petugas, masyarakat disana memang ada yang minta jalan dari Nanga Dangkan sampai Nanga Lungu diperbaiki karena sudah rusak, dan yang paling parah dari Nanga Ngeri ke Nanga Lungu. Mereka juga minta speed yang kemarin rusak akibat kecelakaan air itu agar bisa dibantu perbaikannya,” tuntasnya.

(Yohanes/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR