Dewan Sarankan Razia Rutin Pemain Layang-layang

Dewan Sarankan Razia Rutin Pemain Layang-layang

BERBAGI
Foto : Amelia Atika, Anggota DPRD Kota Pontianak / Agustiandi

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Anggota DPRD Kota Pontianak, Amelia Atika, meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) melakukan razia secara rutin pemain layang-layang.

Ia menyarankan bila perlu dalam satu minggu, dilakukan tiga sampai empat kali razia. Karena selama ini sudah banyak korban bahkan sampai meninggal.

Menurutnya perhatian orangtua memiliki pengaruh besar terhadap anak. Apa yang dilakukan anak harus selalu dalam pengawasan. Bila berbahaya bagi orang lain, sebisa mungkin dihindari.

“Boleh saja bermain layangan tapi harus memperhatikan keselamatan orang lain dan dia sendiri yang bermain layangan. Karena selama ini kita lihat orang-orang bermain layangan menggunakan tali gelas dan kawat. Itu berbahaya,” ujarnya, Sabtu (29/4).

Dia berharap semua pihak berperan aktif. Tak hanya keluarga dan pemerintah, tapi juga pengurus RT dan RW. Termasuk para tokoh masyarakat, bila melihat orang yang bermain layangan dengan gelasan atau kawat.

“Sudah seharusnya orangtua mawas terhadap permainan layangan ini, jangan sampai membahayakan dirinya dan orang lain. RT-RW dan pemerintah harus koordinasi memberikan pengertian dan menegur orang-orang yang bermain layangan ini,” sebutnya.

Selain itu, untuk mewadahi kegemaran bermain layangan, Amelia meminta Pemerintah Kota menyediakan sebuah agenda khusus. Semacam festival layangan di tanah lapang. Tak hanya menyalurkan hobi, kegiatan ini bisa juga menjadi destinasi wisata.

“Disporapar bisa mewadahi anak-anak di Pontianak untuk mengadakan sebuah festival layangan atau acara yang bisa mengakomodirnya,” pungkasnya.

(Agustiandi/Muh)

TIDAK ADA KOMENTAR