ICMI Kalbar Prihatin Terhadap Situasi yang Terjadi di Kalbar

ICMI Kalbar Prihatin Terhadap Situasi yang Terjadi di Kalbar

BERBAGI
Foto : Pertemuan ICMI Kalbar/Agus Supriadi

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Wilayah Kalimantan Barat menggelar pertemuan dan menyatakan sikap keprihatinan terhadap situasi yang terjadi saat ini di Kalbar, sebagai dampak dari pemulangan Ulama Islam di Bandara Supadio oleh aparat kepolisian hingga berbuntut pada protes beberapa ormas di Kalbar.

Pertemuan tersebut dilaksanakan di Gedung Rektorat Universitas Tanjungpura (Untan) lantai tiga, pada Kamis (11/5) siang.

Ketua ICMI Wilayah Kalbar, Prof Dr Thamrin Usman DEA, mengatakan, ICMI berharap provokasi-provokasi tertentu tidak membuat kerukunan di Kalbar yang sudah terjalin dengan baik menjadi rusak.

“Kami sangat merindukan kedamaian, ketenangan, ketentraman di wilayah ini, kita tidak ingin terjadi gesekan antar suku atau antar agama di wilayah ini,” ujar Thamrin Usman.

Lebih lanjut Rektor Universitas Tanjungpura ini menjelaskan, Kalimantan, khususnya Kalimantan Barat ditempati berbagai suku dan agama yang semestinya menjaga kerukunan satu sama lainnya.

“Kalimantan Barat ini sudah tertinggal, kalau konflik itu terjadi dan terjadi lagi, mau kemana kita. Inilah keprihatinan ICMI, karena keinginan kami adalah siapa pun ia, selama mereka adalah manusia, kita inginkan mereka bisa hidup damai di tanah air di wilayah Kalbar ini, mari kita bersama-sama membangun Kalimantan Barat ini,” ungkap Thamrin Usman.

Dari hasil pertemuan ini, salah satunya ICMI Kalbar akan menggelar pertemuan kembali dengan ormas-ormas yang ada di Pontianak untuk membahas terkait situasi yang dihadapi sekarang ini.

(Agus Supriadi/Muh)

TIDAK ADA KOMENTAR