Pemda Sintang Harus Tegas Terhadap MoU Jalan dengan Perusahaan

Pemda Sintang Harus Tegas Terhadap MoU Jalan dengan Perusahaan

BERBAGI
Foto : Markus Jembari, Anggota DPRD Sintang/Lingga

Sintang, thetanjungpuratimes.com – Anggota DPRD Sintang, Markus Jembari, angkat bicara terkait dengan lambannya respon  pemerintah daerah dalam menanggulangi kerusakan poros Sintang-Binjai Hulu yang sudah berlangsung sekitar empat bulan lalu.

Kerusakan jalan poros Sintang-Binjai Hulu yang terletak di wilayah kelurahan Ulak Jaya Kecamatan Sintang disebabkan karena tingginya arus lalu lintas kendaraan milik perusahaan menggunakan jalan tersebut.

“Karena pihak Perusahaan, andil ikut merusak jalan seharusnya pemerintah Daerah harus tegas terhadap Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pihak Perusahaan yang berinvestasi di kabupaten, khusunya untuk MoU status jalan Pinjam Pakai oleh perusahaan,” ungkap Markus Jembari saat di temui di Sekretariat DPRD Sintang, Senin (22/5).

Menurutnya, jika pemerintah sudah melakukan MoU dengan Pihak Perusahaan, dipastikan di dalam MoU tersebut ada kewajiban perusahaan untuk melakukan pemeliharaan jalan yang digunakan.

“Jika perusahaan menggunakan jalan negara tentu sudah ada kewajiban perusahaan untuk melakukan perbaikan jalan,” ungkap Markus.

Ia menuturkan, bahwa banyak perusahaan yang melintasi jalan negara yang dipergunakan oleh pihak perusahaan sebagai sarana pengangkutan hasil produksinya.

“Segera ditinjau kembali MoU yang sudah dibuat, jika ada perusahaan tidak mau melaksanakan MoU yang sudah dibuat maka segera suruh untuk membuat jalan sendiri,” tegas Markus.

Menurut Markus, jika pihak perusahaan melaksanakan MoU jalan pinjam pakai maka dipastikan tidak banyak jalan rusak di Kabupaten Sintang. Pasalnya faktor utama yang menyebabkan kerusakan jalan di Kabupaten Sintang ini adalah karena tingginya arus lalu lintas kendaraan perusahaan dengan tonase angkutan melebihi kapasitas tidak sesuai dengan standar kelas jalan.

“Jadi, kita minta pemerintah daerah Sintang agar tegas terhadap perusahaan yang sudah melakukan MoU terhadap jalan pinjam pakai,” pungkas Markus.

(Lingga/Muh)

TIDAK ADA KOMENTAR