UPPD Kayong Utara Data Pajak Air Permukaan dan Alat Berat Perusahaan

UPPD Kayong Utara Data Pajak Air Permukaan dan Alat Berat Perusahaan

BERBAGI
Foto : Frans Wawas SSos, Kepala Seksi Penagihan Unit Pelayanan Pajak Daerah Kabupaten Kayong Utara/Rizal

Kayong Utara, thetanjungpuratimes.com – Unit Pelayanan Pajak Daerah Kabupaten Kayong Utara melakukan pendataan Pajak Air Permukaan (PAP) dan Alat Berat pada beberapa Perusahaan yang berada di Kecamatan Teluk Batang, Kecamatan Seponti dan Kecamatan Simpang Hilir.

Kepala Seksi Penagihan, Frans Wawas SSos, mengatakan, beberapa perusahaan yang ada di tiga Kecamatan tersebut memang belum pernah dilakukan pendataan potensi pajak provinsi.

Dalam pendataan tersebut, lanjut Frans, masih  ditemui penambang pasir belum mengetahui tentang pajak PAP, dan sampai saat ini penambang pasir PT NSSA Teluk Batang, PT  KAB, dan PT CUS sampai saat ini belum melakukan kewajibannya seperti pajak alat berat dan PAP.

Selain itu, sambungnya, dalam rangka pendataan ini, pihak UPPD Kayong Utara juga selalu berkoordinasi serta bekerjasama dengan kecamatan Seponti, kecamat Teluk Batang dan kecamatan Simpang Hilir.

Ditambahkan Frans, guna pendataan ini adalah dengan melakukan jemput bola ke perusahaan untuk meningkatkan penerimaan di sektor pajak, khususnya di UPPD Kayong Utara.

Dari pelaksanaan pendataan, cukup banyak kendala yang pihak UPPD hadapi, khususnya lokasi Kecamatan Seponti.

“Salahsatunya untuk sekelas Kayong yang jarak tempuh minimal 3 jam lebih dari kota kabupaten dan dengan medan jalan yang penuh kubangan lumpur, membuat kendaraan UPPD yang roda empat standar harus amblas menjadi sangat berat dan menambah waktu tempuh lebih panjang,” ujar Frans.

Dirinya berharap, mudah-mudahan dalam melakukan peningkatan PAD ini, UPPD Kayong Utara dapat bantuan kendaraan operasional lapangan seperti mobil double gardan. Agar bisa  menjangkau potensi pajak yang ada di pelosok kabupaten Kayong Utara.

“Mudah-mudahan juga dalam waktu dekat ini perusahaan yang sudah kami data akan secepatnya melakukan realisasi pembayaran pajaknya,” harap Frans.

(Rizal/Muh)

TIDAK ADA KOMENTAR