Ajak Masyarakat Hidup Sehat, BPJS Kesehatan Gelar Gebyar PROLANIS

Ajak Masyarakat Hidup Sehat, BPJS Kesehatan Gelar Gebyar PROLANIS

BERBAGI
Foto: Kepala BPJS Kesehatan dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak melepaskan balon bersama masyarakat sebagai tanda kegiatan PROLANIS dimulai/ Imam

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan mengajak peserta JKN-KIS se-Indonesia yang tergabung dalam Klub Progran Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) untuk membudayakan pola hidup sehat melalui peningkatan aktivitas fisik dalam acara Gebyar PROLANIS yang digelar pada Kamis (25/5) pagi.

PROLANIS merupakan sistem pelayanan kesehatan, dan pendekatan proaktif terhadap peserta JKN-KIS yang menderita penyakit kronis seperti Diabetes Melitus dan Hipertensi, untuk mencapai kualitas hidup yang optimal dengan biaya pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien.

Acara Gebyar PROLANIS ini dimeriahkan oleh sejumlah rangkaian kegiatan seperti senam PROLANIS, edukasi kesehatan kepada masyarakat, pemeriksaan penunjang gratis bagi peserta PROLANIS, lomba cerdas cermar antar Klub PROLANIS, Best Practice Sharing, serta beragam kegiatan menarik lainnya. Acara ini diikuti oleh sebanyak 43 Klub PROLANIS yang ada di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pontianak, Drs Ansharuddin Apt AAAK menjelaskan melalui kegiatan Gebyar PROLANIS, pihkanya ingin mempromosikan betapa murah, dan mudahnya untuk menerapkan pola hidup sehat. Cukup dengan melakukan senam setiap pagi maka masyarakat sudah meningkatkan kebugaran dan sistem imun, sehingga tidak mudah sakit.

“Dengan meningkatnya kesdaran masyarakat untuk berperilaku sehat sehari-hari, diharapkan jumlah peserta JKN-KIS yang sakit bisa menurun, sehingga pembiayaan pelayanan kesehatan dapat dialokasikan ke program promotif preventif untuk menjaga masyarakat yang sehat tetap sehat,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ansharuddin juga kembali mempromosikan Mobile Screening sebagai salah satu fitur dalam Aplikasi BPJS Kesehatan Mobile yang sangat berguna untuk mendeteksi risiko penyakit kronis sejak dini.

“Melalui aplikasi tersebut, kami berharap peserta JKN-KIS dapat lebih aware untuk melakukan pemeriksaan riwayat kesehatannya. Semakin dini peserta mengetahui risiko kesehatannya, semakin cepat upaya pengelolaan risiko itu dilakukan, sehingga jumlah penderita penyakit kronis dapat menurun,” jelasnya.

Peserta dapat mengunduh aplikasi BPJS Kesehatan Mobile di Google Play Store, kemudian melakukan registrasi dengan mengisi data diri yang dibutuhkan. Setelah terdaftar dan mengklik tombol log in, peserta dapat memilih menu Skrining Riwayat Kesehatan.

Peserta kemudian diminta mengisi sejumlah pertanyaan yang terdiri atas kebiasaan dan aktivitas sehari-hari, penyakit yang pernah diidap, riwayat penyakit dalam keluarga, dan pola makan. Setelah semua pertanyaan tersebut telah dijawab, peserta akan langsung mendapatkan hasil skrining riwayat kesehatannya.

Sampai dengan 12 Mei 2017, jumlah peserta JKN-KIS telah mencapai 177.400.222 jiwa. Dalam menyediakan pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan juga telah bekerjasama dengan 20.772 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang terdiri atas 9.825 Puskesmas, 4.502 Dokter Praktik Perorangan, 5.286 Klinik Pratama, 15 RS Tipe D Pratama, dan 1.144 Dokter Gigi Prektek Perorangan.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga telah bermitra dengan 5.344 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang di dalamnya mencakup 2.137 RS dan Klinik Utama, 2.219 Apotek, dan 998 Optik.

Untuk wilayah Kantor Cabang Pontianak (Kota Pontianak, Kabupaten Mempawah, Kubu Raya, Landak, Ketapang, dan Kayong Utara) jumlah peserta JKN-KIS mencapai 1.523.650 jiwa atau 57.56% dari jumlah penduduk di 6 Kabupaten dan Kota diatas.

BPJS Kesehatan Pontianak telah bekerja sama dengan 174 FKTP yang terdiri dari 105 Puskesmas, 28 Klinik Pratama, 32 Dokter Praktek Perorangan, 9 Dokter Gigi Praktik Perorangan. Selain itu BPJS Kesehatan Cabang Pontianak juga telah bermitra dengan 20 FKRTL yang mencakuo 20 Rumah Sakit (termasuk didalamnya Klinik Utama), 11 Optik dan 1 Apotek.

(Imam/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR