Polisi Bekuk Seorang Pelaku Curat di Bonti, Tiga Lainnya Buron

Polisi Bekuk Seorang Pelaku Curat di Bonti, Tiga Lainnya Buron

BERBAGI
Foto: Tersangka pelaku Curat (tengah) bersama barang bukti didampingi petugas/Muhammad

Sanggau, thetanjungpuratimes.com – Petugas Polsek Bonti dibantu Polsek Sekayam berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) di Kantor Desa Bantai pada Kamis (26/5).

Petugas gabungan dua Polsek itu juga berhasil mengamankan SM alias CE, warga Balaikarangan. Sementara tiga pelaku lainnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kapolsek Bonti IPDA Rahmad Kartono menuturkan penangkapan terhadap tersangka SM bermula pada Rabu (24/5) saat Kanit Reskrim Polsek Bonti Bripka Arnold Situmorang mendapatkan info jika tersangka curat di Kantor Desa Bantai, adalah warga Kecamatan Sekayam.

“Mendapatkan informasi tersebut, kemudian dilakukan penyelidikan di sekitar wilayah Kecamatan Sekayam. Dan setelah meyakinkan bahwa tersangka yang diamankan adalah pelaku curat di Kantor Desa Bantai. Maka tim Polsek Bonti melakukan koordinasi dengan Polsek Sekayam untuk melakukan penangkapan. Saat itu, pria yang diduga sebagai tersangka berada di rumahnya Dusun Balai Empat,” katanya, Kamis (26/5).

Untuk pengembangan, kemudian dilakukan interogasi di Polsek Sekayam, akhirnya diketahui tersangka ini juga merupakan pelaku curat di Kantor Desa Satok, Kecamtan Sekayam.

“Terhadap tersangka dilakukan penahanan oleh Reskrim Polsek Sekayam dengan dasar LP/82/V/2017/KB/RES SGU/SEK SKY tertanggal 25 Mei 2017. Hal ini dilakukan untuk memudahkan polisi melakukan pengembangan, mengingat yang diduga sebagai tersangka berdomisili di Sekayam,” jelasnya.

Pelaku, katanya saat menyantroni kantor tersebut dalam keadaan sepi, atau kosong karena pada malam hari tidak ada penjaga dan jauh dari pemukiman warga. Sehingga mempermudah kawanan itu untuk melakukan aksinya.

Adapun barang bukti yang diamankan dari tangan tersangka yakni 1 buah TV 21 merk Ichitec, 1 set komputer merk AOC.
Saat ini tim gabungan Polsek Bonti dan Polsek Sekayam akan terus berkerja sama dalam melakukan pengejaran terhadap tersangka lainnya.

“Jika dilihat dari kedua tempat kejadian perkara ( TKP) modus operandinya sama,” pungkasnya.

(Muhammad/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR