Perangi ISIS, Duterte Minta Bantuan Tentara MILF dan Komunis

Perangi ISIS, Duterte Minta Bantuan Tentara MILF dan Komunis

BERBAGI
Foto: Anggota Tentara Rakyat Baru (New People's Army), sayap militer Partai Komunis Filipina. [Star/AFP]

Filipina, thetanjungpuratimes.com – Sebanyak 5.000 tentara Front Nasional Pembebasan Moro (MNLF) dikerahkan untuk membantu militer Filipina menumpas gerombolan teroris Maute yang berafiliasi dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Kota Marawi, Pulau Mindanao.

Bala bantuan dari MNLF pimpinan Nur Misuari tersebut dikerahkan setelah disetujui Presiden Filipina Rodrigo Duterte.

Selain MNLF, seperti dilansir Philippine Star, Selasa (30/5), Duterte juga meminta bantuan dari tentara Front Pembebasan Islam Moro (MILF) dan Tentara Rakyat Baru (NPA), sayap militer Partai Komunis Filipina (PKF).

Lima ribu pejuang MNLF dikerahkan untuk melawan teroris. Ini adalah bantuan  dan kesempatan bagi MNLF menunjukkan niat baik mereka membantu pemerintahkan membuat perdamaian di Mindanao,” tuturnya.

Duterte sekarang mengajak tentara MILF dan NPA untuk bergabung melawan Maute. Ia berjanji memberikan gaji dan fasilitas yang sama seperti tentara Filipina.

Namun, hingga sekarang tentara MILF dan NPA/PKF belum menjawab permintaan Duterte tersebut. Untuk diketahui, MNLF, MILF, dan PKF, adalah organisasi-organisasi yang menentang rezim Duterte dan memilih perjuangan bersenjata untuk membebaskan Filipina dari kungkungan rezim.

PKF dan sejumlah organisasi lain pembebasan warga Muslim Moro memprotes Duterte karena memberlakukan darurat militer di Pulau Mindanao.

(Suara.com/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR