Polsek Noyan Gerebek Tempat Produksi Arak di Desa Empeto

Polsek Noyan Gerebek Tempat Produksi Arak di Desa Empeto

BERBAGI
Foto: Tempat produksi minuman keras di desa Empeto yang digerebek polisi/Muhammad

Sanggau, thetanjungpuratimes.com – Jajaran Polres Sanggau semakin menggencarkan operasi penyakit masyarakat atau pekat di wilayah hukumnya.

Jika sebelumnya tim gabungan Polres Sanggau dan Polsek Kapuas mengungkap aktivitas pabrik rumahan pembuat minuman keras. Kali ini hal serupa digelar Polsek Noyan.

Kepala Bagian Operasional (KBO) Intelkam Polres Sanggau, IPDA Sutikno menuturkan saat melaksanakan penggrebekan tempat pembuatan miras tersebut, petugas Polsek Noyan yang dipimpin oleh Kanit Reskrim menyasar pabrik rumahan pembuatan miras jenis arak di Desa Empoto.

“Sebelumnya penggrebekan, terlebih dahulu mendapat laporan dan informasi dari masyarakat. Terkait dengan adanya aktivitas pembuatan miras jenis arak di Desa Empoto. Penggrebekan itu dilaksanakan pada, Senin (29/5),” ungkap Sutikno, Rabu (31/5).

Lokasi pembuatan miras itu, berada di kebun milik IB (36) yang merupakan warga desa Kuala Dua, Kecamatan Kembayan.

“Pada saat ke TKP benar adanya terdapat pondok yang sedang memproduksi, atau membuat minuman keras jenis arak milik EA, warga desa Muara Ilai, Kecamatan Kembayan,” ujar dia.

Saat pengerebekan, diamankan barang bukti (BB) yang ada di TKP diantaranya delapan buah ken ukuran 25 liter yang berisikan arak putih, dandang masak dua set, tiga buah ember plastik warna hijau, 24 buah drum plastik warna biru yang berisikan permentasi beras.

“Selain itu diamankan juga dua potong kayu bakar, satu karung gula pasir 50 kg, satu kantong plastik ragi ukuran 1 kg,” jelas dia.

Terhadap barang bukti langsung diamankan ke Polsek Noyan untuk pemeriksaan lebih lanjut sesuai dengan Laporan Polisi Nomor LP.A /50/V/2017/Kalbar/Res Sgu/Sek Noyan tanggal 30 Mei 2017.

Sementara itu, petugas Polres Sanggau juga menggelar razia, pada Selasa (30/5), malam. Saat operasi pekat, petugas berhasil mengamankan puluhan botol minuman bir berbagai jenis.

Razia itu dipimpin Kabag Ops Polres Sanggau, Kompol Ayin Nurrohman beserta puluhan personil Polres Sanggau. Tim ini melakukan penggeledahan satu persatu tempat hiburan malam, cafe, maupun room karaoke yang masih beraktivitas pada bulan suci Ramadan di kota Sanggau.

Saat operasi itu petugas berhasil mengamankan puluhan botol miras berbagai jenis yang diantaranya 12 botol Bir Angker putih, 12 botol Bir Bintang putih, 24 botol Bir Guinnes hitam. Selain itu, ditemukan pula dua orang wanita sebagai pelayan cafe yang tidak dapat menunjukan dokumen kependudukan.

“Para pekerja yang tidak memiliki identitas serta pemilik tempat hiburan itu diamankan ke Mapolres Sanggau untuk diminta keterangan lebih lanjut, sekaligus memberikan peringatan berupa teguran keras agar pekerja, dan pemilik tidak akan mengulangi kesalahan,” terangnya.

Untuk pekerja diberikan teguran supaya bisa melengkapi dokumennya. Untuk pemilik diberikan peringatan, supaya selama bulan suci Ramadan pemilik tidak beraktivitas, atau beroperasi,” katanya.

Untuk itu kami mengimbau kepada warga Sanggau untuk mematuhi Surat Edaran tentang larangan beroperasi selama bulan Ramadan.

(Muhammad/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR