Karyawan PT. HSL Ketapang Tewas Tertimpa Pisau Egrek

Karyawan PT. HSL Ketapang Tewas Tertimpa Pisau Egrek

BERBAGI
Foto: Jenasah Magak yang merupakan buruh PT. HSL/Istimewa

Ketapang, thetanjungpuratimes.com – Magak (36) seorang pemanen kelapa sawit di perkebunan PT Harapan Sawit Lestari (HSL) Manis Mata, Ketapang meninggal dunia lantaran tertimpa pisau egrek pada Sabtu (3/6).

Korban yang merupakan warga Dusun Bagan Kusik, Desa Asam Besar itu saat dirinya istirahat dengan menyandarkan tubuhnya di pohon sawit, sedangkan pisau egreknya disangkutkannya di pohon sawit yang disandarnya, namun tiba-tiba pisau tersebut jatuh dan mengenai paha Magak.

Atas kejadian tersebut, rekan korban langsung membawa Magak ke Balai Pengobatan milik PT. HSL, namun Magak menghembuskan nafas terakhir akibat kehabisan darah.

Berdasarkan pemeriksaan dokter di Balai Pengobatan, bahwa terdapat luka robek dibagian paha sebelah kiri korban sekitar 8 cm hingga luka tembus paha kiri belakang sekitar 1 centi meter, sementara luka lain tidak ditemukan. Dan saat ini kasus tersebut telah ditangani oleh pihak Kepolisian setempat.

Sementara itu pihak manajemen PT. Harapan Sawit Lestari, Junia Purwandani membenarkan peristiwa yang menimpa Magak yang merupakan pemanen buah kelapa sawit diperusahaan itu.

“Korban meninggalkan seorang istri yang juga bekerja di perusahaan sebagai karyawan harian pengutip brondolan, serta dua orang anak,” terangnya.

Saat ini, katanya investigasi sedang dilakukan oleh kepolisian untuk mencari penyebab pasti dari kecelakaan tersebut.

(Ras/Faisal)

1 KOMENTAR

  1. sebelumnya mohon maaf, karena berita ini tidak singkron dan perlu diralat kembali kejadiaanya. sebab bisa menimbulkan fitnah karena infestigasi kejadian belum selesai. begitu jga datanya, tolong diralat karena almarhum meninggalkan tiga orang anak, bukan dua. Berita yg tudak singkron dr narasumber yg tidak melihat kejadian perkara, harus jgn dipakai. sekali lg tolong diralat beritanya. cari narasumber yg benar dan fhoto kejadian perkara yg benar.
    Terima kasih….. by. Sipung , Paman korban.

Comments are closed.