BKD Ketapang sudah Lakukan Sosialisasi PP No. 53 Tahun 2010

BKD Ketapang sudah Lakukan Sosialisasi PP No. 53 Tahun 2010

61
BERBAGI
Foto: Ilustrasi/net

Ketapang, thetanjungpuratimes.com – Kasubdit Kedisiplinan BKD Ketapang, Andri mengatakan bahwa PP No 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai sudah disosialisasikan kepada pegawai di lingkungan Pemkab Ketapang.

“Rujukan kita tetap mengacu kepada Peraturan Pemerintah tersebut jika itu menyangkut tentang kedisiplin PNS, dan juga ada aturan pelaksanaanya mengenai dinas yang melaksanakan aturan itu, dan kami dari BKD sudah memberikan Surat Edaran pada bulan Maret kemarin,” katanya, Jumat (9/6).

Pihaknya, kata Andri sudah menjelaskan bagaimana tahapan pemeriksaan, dasar aturannya apa dan syarat-syaratnya, penyebab, dan siapa yang berhak untuk melakukan pemeriksaan, karena dalam PP Nomor 53 Tahun 2010 itu sudah jelas semuanya.

Ditambahkannya dalam melakukan pemeriksaan jika PNS tersebut terindikasi telah melanggar kedisiplinan, maka atasanya harus langsung yang melakukan pemeriksaan terhadap PN yang bersangkutan.

“Kami dari BKD tidak memiliki wewenang untuk melakukan pemeriksaan kepad PN yang diduga melanggar disiplin, lantaran hal itu berkaitan dengan kompetensi, sementara dalam kompetensi itu yang berhak adalah pihak Inspektorat,” ungkapnya.

Adapun hasil pemeriksaan dari atasan PNS yang bersangkutan, kata Andiri akan disampaikan kepada BKD, kemudian BKD akan melakukan rapat pertimbangan.

“Kita lihat dulu, karena kita juga tidak bisa menerima sembarangan hasil pemeriksaan dari atasan PNS tersebut, jika diperlukan pemeriksaan, maka akan diserahkan ke Inspektorat, dan BKD hanya sebatas administrasi saja, karena sesuai PP itu BKD hanya sebatas administrasi saja,” ungkapnya.

Sedangkan orang yang berhak untuk mengeksekusi terhadap PNS tersebut maka itu adalah wewenang dari atasan dari PNS itu yang sesuai dengan kesalahan yang dilakukan oleh pegawai itu.

“Kalau dia melanggar kedisiplinan dan tidak menjalankan kewajibannya sebagai PNS, maka atasannya dapat memberikan pembinaan, dan atasannya juga bisa memberikan sangsi yang lebih dari itu,” sebutnya.

(Ras/Faisal)

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR