Banyak Aktivitas Bongkar Muat di Pasar Sekadau Langgar Jadwal

Banyak Aktivitas Bongkar Muat di Pasar Sekadau Langgar Jadwal

BERBAGI
Foto: Aktivitas bongkar muat di pasar Sekadau/Yahya

Sekadau, thetanjungpuratimes.com – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sekadau, Fendy tak menampik adanya keluhan mengenai aktivitas bongkar muat yang berdampak pada kemacetan, padahal peraturan bongkar muat sudah ada, bahka peringatan sudah terpasang.

“Pukul 06.00–09.00 itu memang dilarang bongkar muat. Sudah dipasang peringatannya, tapi kadang masih ada yang bandel,” ujarnya, Senin (12/6).

Pihaknya sudah mengingatkan agar aktivitas bongkar muat itu dilakukan sesuai dengan aturan. Fendy mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk penilangan bagi pelanggar.

“Sudah kami ingatkan, tapi masih bandel. Untuk plang peringatan baru dipasang satu, memang disemua tempat, hanya khusus Jalan Kapuas, Pasar Sekadau karena sering macet,” ungkapnya.

Fendy menegaskan, aktivitas bongkar muat diperbolehkan diluar pukul 06.00 hingga 09.00. Sebab, kata dia, jika diluar jam-jam tersebut aktivitas atau kondisi pasar sudah cukup lengang.

“Kami juga menampung keluhan masyarakat dan mencari solusinya,” kata dia.

Sehingga, kata dia, pengaturan dengan memberlakukan waktu larangan bongkar muat tersebut merupakan salah satu langkah efektif dilakukan.

“Kalau sanksi jelas kepolisian, pernah kami sampaikan dalam forum lalu lintas,” tegasnya Senin (12/6).

Sementara itu, anggota DPRD Sekadau, M Jais mengatakan, tentunya peraturan yang sudah ada itu dipatuhi.

“Kan hanya dilarang beberapa jam saja. Diluar ketentuan itu aktivitas bongkar muat di kawasan pasar bisa dilakukan, tentu peraturan yang sudah ada harus dipatuhi,” kata dia.

Politisi Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) itu itu mengatakan, sanksi juga perlu diberikan bagi mereka yang masih membandel.

“Sanksi juga harus jelas dan perlu diberikan pemahaman kepada mereka yang melakukan bongkar muat. Kalau jam-jam sibuk tentunya aktivitas bongkar muat dapat menimbulkan kemacetan, makanya dibuat peraturan dan peraturan itu tentunya harus dipatuhi,” pungkasnya.

(Yahya/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR