Bulog Putussibau akan Sediakan 1,5 Ton Daging Beku

Bulog Putussibau akan Sediakan 1,5 Ton Daging Beku

58
BERBAGI
Daging Sapi Beku
Foto : Ilustrasi Daging Sapi Beku/harnas.com

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com – Untuk menekan harga daging sapi di Putussibau, Kantor Bulog Putussibau akan menyediakan daging sapi dan kerbau murah. Diperkirakan akhir pekan ini daging tersebut mulai dijual ke masyarakat.

Kepala Bulog Putussibau, Halpid Handi Agus, mengatakan hari Sabtu (17/06) nanti daging beku sudah datang Putussibau untuk dijual kepada masyarakat. Jumlah daging yang akan disediakan sebanyak 1,5 ton,

“Jumlah tersebut akan ditambah kembali bila pembeli meningkat,” kata Agus, Selasa Rabu (13/06).

Dijelaskannya, 1,5 ton daging beku itu terdiri dari daging kerbau dan daging sapi. Untuk harga daging sapi Rp95 ribu perkilo dan daging kerbau Rp85 ribu perkilogramnya.

“Ini lebih murah bila dibandingkan dengan harga dipasaran yang mencapai Rp170 ribu perkilonya,” terang Agus.

Menurut Agus, daging beku tersebut adalah daging impor, Asalnya dari negara australia dan india. Daging beku tersebut sudah mendapat sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Internasional.

“Jadi daging beku ini aman dan layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat, untuk harga jual daging di Kapuas Hulu merupakan hasil kesepakatan antara Pemda dengan berbagai instansi terkait lainnya,” terangnya.

Dikatakannya, untuk gula, beras dan bawang putih di jual di Kantor Bulog Putussibau, sementara untuk daging beku dijual melalui mitra Bulog yakni Rumah Pangan Kita (RPK) Istoqamah.

“Untuk bawang putih yang sudah tersedia saat ini 1 ton dan dijual Rp30 ribu perkilo, lebih murah dari harga pasaran yang mencapai Rp55- 60 ribu perkilonya,” ujarnya.

Ditambahkannya, untuk ketersediaan gula pasir sebanyak 24,5 ton dengan harga Rp12,500 perkilogramnya, lebih rendah dari harga dipasaran yang berkisar mencapai harga Rp15 ribu perkilogramnya.

“Kami juga membeli beras lokal dari petani sebanyak 29 ton, untuk dijual kembali ke masyarakat dengan harga Rp. 10 ribu perkilo,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga mendatangkan beras dari Pontianak sebanyak 70 ton untuk dijual ke masyarakat utamanya dalam menghadapi bulan suci Ramadan.

Dengan tersedianya barang kebutuhan pokok masyarakat oleh Bulog Putussibau diharapkan, harga barang akan terkontrol dan tidak terjadi permainan pasar oleh para spekulan.

“Kalau harga tidak terkontrol yang menjadi korban masyarakat, kami pastikan semua kebutuhan pokok aman sampai lebaran nanti,” tutupnya.

(Yohanes/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY