Ikatan Mahasiswa Seponti Apresiasi Program Beasiswa

Ikatan Mahasiswa Seponti Apresiasi Program Beasiswa

BERBAGI
Foto : Habib Fuadzil K, Ketua Bidang Hubungan Masyarakat IMS/Ist

Kayong Utara, thetanjungpuratimes.com – Ikatan Mahasiswa Seponti (IMS) melalui Ketua Bidang Hubungan Masyarakat, Habib Fuadzil K, mengatakan, bahwa IMS dibentuk dan didirikan oleh Mahasiswa Seponti tidak hanya untuk mengkritisi dan menegur kinerja pemerintah yang tidak pro rakyat, namun di lain sisi IMS juga mengapresiasi setiap program yang dibuat untuk meningkatkan kualitas dan mutu masyarakatnya.

“Di banyak aspek seperti kesehatan, infrastruktur, terlebih di bidang pendidikan, setelah kami berdiskusi dengan kawan-kawan pengurus serta para senior memang Pemerintah Daerah Kayong Utara bercita-cita untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Seperti yang kita ketahui peringkat IPM Kayong Utara masih cukup rendah, sehingga Pemerintah Daerah harus berani mengambil inisiatif untuk keluar dari zona itu,” ujar Habib pada, Rabu (14/6).

Hal itu katanya terbukti dari kebijakan dan momentum yang diambil oleh Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid, dengan mengalokasikan dana APBD sebesar 36 persen untuk biaya kesehatan dan pendidikan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

“Bicara pendidikan Pemkab memang menjalin kerjasama dengan berbagai Universitas ternama di pulau Jawa dan Kalimantan Barat khususnya dengan memberi beasiswa kepada putra daerah untuk mengenyam pendidikan tinggi. Harapannya ialah untuk meningkatkan daya saing serta kualitas masyarakat Kayong Utara,” lanjutnya.

Ia berharap, kedepannya program ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan sehingga outputnya bukan hanya dilihat dari segi kuantitas, namun juga kualitas yang baik.

“Saya rasa program seperti itu layak untuk diterapkan Kabupaten/Kota lain di Kalimantan Barat selagi tidak disalahgunakan,” imbuhnya.

Salah satu calon mahasiswa yang dinyatakan lulus tes beasiswa hasil kerjasama Pemda Kabupaten Kayong Utara dengan Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Magelang (STTP) adalah Mustofa (19).

Warga kecamatan Seponti ini mengungkapkan rasa syukur yang amat besar kepada Allah SWT serta berterimakasih kepada semua pihak terutama Pemda Kayong Utara yang telah yang telah memberikannya kesempatan untuk menuntut ilmu ke jenjang yang lebih tinggi.

“Mungkin kalau Pemerintah tidak buat program ini saya cuma bisa bermimpi bisa kuliah, karena memang keluarga saya hidup dari bertani. Ini memotivasi saya untuk berjuang dan niat yang besar, Alhamdulillah saya lulus,” ungkapnya.

(R/Imam)

TIDAK ADA KOMENTAR