BPJS Kesehatan Upgrade Kenyamanan Lewat Aturan Baru CoB

BPJS Kesehatan Upgrade Kenyamanan Lewat Aturan Baru CoB

61
BERBAGI
Foto : Kepala Divisi Regional XIII BPJS Kesehatan, Benjamin Saut PS (kiri)/thetanjungpuratimes.com

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Kepala Divisi Regional XIII BPJS Kesehatan, Benjamin Saut PS menjelaskan mengenai aturan baru Coordination of Benefit (CoB) yang telah disempurnakan dari aturan sebelumnya. Aturan baru ini dianggap lebih menguntungkan bagi peserta maupun perusahaan Asuransi Kesehatan Tambahan (AKT).

“Pertama dilihat dari sisi kepesertaan, jika sebelumnya Badan Usaha mendaftarkan langsung kepesertaan JKN-KIS ke BPJS Kesehatan, kini dengan terbitnya aturan baru CoB, Badan Usaha dapat mendaftarkan kepesertaan JKN-KIS melalui perusahaan AKT,” jelasnya saat acara Gathering Badan Usaha dan Safari Ramadan BPJS Kesehatan pada Kamis (15/6) Sore di salah satu hotel di Kota Pontianak.

AKT disini yang dimaksud, katanya adalah perusahaan asuransi swasta yang memiliki peserta aktif dan terdaftar sebagai CoB.

Kemudian, lanjut Benjamin, dari sisi pembayaran iuran yang dulunya dilakukan secara terpisah antara iuran JKN-KIS dengan premi AKT, maka kini pembayaran iuran JKN-KIS dapat dilakukan bersamaan dengan premi AKT.

“Lalu dari segi pelayanan kesehatan, aturan yang lama membatasi rujukan hanya dari FKTP yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Maka dalam aturan baru peserta CoB JKN-KIS dapat menggunakan rujukan yang berasal dari FKTP non BPJS Kesehatan yang bermitra dengan perusahaan AKT. Dengan catatan rujukan tersebut untuk kasus non spesialistik,” lanjutnya.

Agar CoB bisa diimplementasikan, ia menekankan agar AKT membuat variasi produk yang cocok dengan JKN-KIS. Misalnya produk AKT tersebut harus ada yang menggunakan sistem rujukan berjenjang, dan FKTP sebagai gate keeper.

“Hal itu diperlukan karena Program JKN-KIS menganut prinsip kendali mutu dan biaya atau managed care,” terangnya.

(Imam/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY