Ratusan Warga yang Gugat PT KGP Saksikan Sidang di PN Sanggau

Ratusan Warga yang Gugat PT KGP Saksikan Sidang di PN Sanggau

77
BERBAGI
Foto: Warga selaku penggugat saat meninggalkan PN Sanggau/Muhammad

Sanggau, thetanjungpuartimes.com – Ratusan warga mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Sanggau, pada Kamis (15/6). Ratusan warga dari empat desa di Kecamatan Kembayan dan Tayan Hulu ini datang, dengan menumpang lima truk dan beberapa kendaraan pribadi lainnya.

Usut punya usut kedatangan warga ini, untuk menyaksikan sidang perdana gugatan mereka kontra PT Kebun Ganda Prima (KGP), yang dinilai mereka wanprestasi atau ingkar janji.

“Kami yang datang ini terdata 220 orang. Sebenarnya jumlah penggugat ada 384 orang, tapi banyak yang berhalangan dan hanya kami-kami ini yang datang,” ungkap koordinator lapangan warga tersebut, Muhammad Yusriadi ditemui usai sidang.

Menurut Muhammad Yusriadi perusahaan sawit PT KGP tersebut dianggap wanprestasi atau ingkar janji. Mereka menilai perusahaan telah melanggar kesepakatan dengan warga pada tanggal 28 April tahun 1997.

“Atas dasar itu, kami selaku masyarakat sudah pernah melakukan mediasi diantaranya dengan pemerintah daerah, DPRD dan Gubernur Cornelis waktu itu. Namun hasilnya sampai hari ini nihil,” beber dia.

Untuk itu kata Muhammad Yusriadi, pihaknya membawa persoalan itu ke ranah hukum.

“Makannya pada hari ini seperti yang anda lihat kami turun ke sini. Inilah wujud riil masyarakat yang menyerahkan tanah yang sebenarnya,” tegas dia.

Ia juga membantah data-data yang dibuat pihak perusahaan melalui KUD Sumegah.

“Bagi kami selaku masyarakat data tersebut banyak yang palsu atau fiktif,” timpalnya.

Dijelaskanya warga sebanyak 384 orang menuntut pengembalian lahan seluas 1.250 hektar yang berlokasi di empat desa, tiga desa dari Kecamatan Kembayan dan satu desa dari Kecamatan Tayan Hulu.

“Karena lahan kami ditelantarkan. Makanya, kami minta lahan tersebut dikembalikan karena perusahaan sudah wanprestasi dan ingkar janji,” jelas dia.

Menurut Muhammad Yusriadi, pihaknya tetap akan melanjutkan sidang. Meskipun tanpa kehadiran pihak perusahaan.

Saat persidangan perdana itu, tanpa dihadiri pihak perusahaan PT KGP, baik manajemen maupun penasehat hukumnya.

Sidang perdana gugatan warga selaku penyerah lahan ini, dengan hakim ketua I Ketut Somansa dengan hakim anggota masing-masing Albanus Ananto dan John Malvino Seda Noa Wea.

Bukan hanya ruang sidang yang tampak dipenuhi pengunjung. Namun, hingga ke lobby dan teras kantor PN yang terletak di jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Sanggau tersebut.

Aparat kepolisian dari Polres Sanggau dan Polsek Kapuas tampak berjaga-jaga mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Untuk itu, upaya konfirmasi gagal dilaksanakan, hingga berita ini diturunkan, tak berhasil menghubungi pihak perusahaan tersebut.

(Muhammad/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY