Satlantas dan Dishub Sambas Periksa Kendaraan Umum

Satlantas dan Dishub Sambas Periksa Kendaraan Umum

53
BERBAGI
Foto: Satlantas Polres Sambas saat melakukan pemeriksaan kendaraan angkutan umum di Polres Sambas/Gindra

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Untuk menciptakan situasi dan kondisi Keamanan Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas), Satlantas Polres Sambas bersama Dinas perhubungan kabupaten Sambas menggelar pemeriksaan kendaraan laik jalan untuk kendaraan angkutan umum menjelang hari raya idul fitri. Kamis (15/6) di terminal Sambas.

Kapolres Sambas, AKBP Cahyo Hadi Prabowo, melalui Kasat Lantas AKP Syamsul Bahri menyebutkan Pemeriksaan kendaraan umum laik jalan adalah untuk memastikan kendaraan tersebut memang layak jalan untuk mengangkut penumpang.

“Upaya ini kita lakukan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, karena menjelang Idul Fitri Sambas adalah salah satu daerah tujuan, baik dari kota Pontianak begitu juga dari negara tentangga, banyak TKI kita yang akan pulang kampung, Nah keselamatan mereka merupakan salah satu tanggung jawab kita, dengan itu kita melakukan pemeriksaan kendaraan laik jalan,” ujarnya.

Menurutnya, pemeriksaan di pusatkan di terminal Sambas lantaran semua angkutan umum terpusat dilokasi tersebut.

“Mengapa kita pilih terminal Sambas, karena semua angkutan umum berhenti disini, baik dari Pontianak, Sajingan, Seluas dan banyak lagi yang lainya,” terang Kasat.

Dalam pemeriksaan tersebut, katanya menyangkut administrasi dan kelayakan teknis kendaraan yang dioperasikan.

“Untuk admistrasi kita juga periksa, karena menjelang arus mudik tentu banyak yang mengambil kesempatan untuk mengangkut penumpang padahal bukan angkutan umum, tentu ini yang kita khawatirkan karena regulasi dan harga angkutan pun tidak terkontrol,” paparnya.

Sementara untuk pemeriksaan kelayakan teknis lebih ditekankan kepada kelayakan operasi kendaraan umum tersebut.

“Untuk kategori ini dilakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan seperti kondisi ban, rem, spion dan banyak yang lainya,” sebutnya.

Diungkapkan dalam pemeriksaan tersebut, diberikan teguran bahkan tilang kepada sopir angkutan yang dinilai membahayakan penumpang.

“Teguran diberikan kepada sopir angkutan, lantaran terdapat ban mobil angkutan tersebut yang tidak layak. Kita minta mereka mengganti ban yang sudah tidak layak tersebut, begitu juga dengan tilang yang dilakukan oleh Dishub lantaran ban kendaraan juga tidak layak jalan. Sehingga dianggap dapat membahayakan penumpang,” tegas Syaiful Bahri.

(Gindra/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY