Masuk Sepuluh Hari Terakhir Ramadan, Mencari Malam Lailatul Qadr

Masuk Sepuluh Hari Terakhir Ramadan, Mencari Malam Lailatul Qadr

BERBAGI
Foto : Ilustrasi malam Lailatul Qadr/shutterstock

Thetanjungpuratimes.com – Tak terasa kita telah masuk pada 10 hari terakhir Ramadan. Momen ini sangat dinanti mereka yang mendambakan bertemu malam Lailatul Qadr.

Begitu istimewanya, malam Lailatul Qadr bahkan diumpamakan lebih baik dari 1000 bulan. Umat muslim percaya, mereka yang mendapatkan malam Lailatul Qadr akan dikabulkan permohonannya dan diampuni segala dosa-dosanya.

Umat muslim di Inggris bahkan menyebut malam Lailatul Qadr sebagai ‘Night of Destiny’. Para ahli Quran pun meyakini malam Lailatul Qadr jatuh pada malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadan.

Banyak pula yang meyakini bahwa malam lailatul qadr terjadi pada 27 Ramadan. Itu sebabnya di beberapa masjid malam ganjil selalu dipenuhi oleh umat muslim untuk beriktikaf memohon pengampunan dan berdoa.

Seperti dilansir Mirror, suasana malam dimana Lailatul Qadr terjadi cenderung berbeda di antara malam lainnya. Cuaca terasa sejuk dan khidmat. Saat malam tiba, cuaca pun tidak terasa panas, tapi tidak juga dingin. Sementara matahari di pagi harinya tidak begitu cerah nampak kemerah-merahan.

Mereka yang mendapatkan malam Lailatl Qadr termasuk orang yang paling beruntung, karena dilimpahi keberkahan hingga tahun-tahun berikutnya. Isi hari-hari terakhir Ramadan dengan perbanyak ibadah.

(suara.com/muh)

TIDAK ADA KOMENTAR