Mensos Serahkan Bantuan “Jadup” untuk Korban Banjir Bandang

Mensos Serahkan Bantuan “Jadup” untuk Korban Banjir Bandang

BERBAGI
Foto: Mensos menyerahkan bantuan jaminan hidup untuk korban banjir bandang

Magelang, thetanjungpuratimes.com – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan jaminan hidup bagi 358 jiwa korban banjir bandang di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah senilai total Rp322,2 juta.

Bantuan sejumlah Rp10.000/jiwa selama 90 hari tersebut diserahkan langsung Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di Desa Sambungrejo Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, hari ini. Para korban banjir bandang juga diberikan bantuan paket sembako dan paket perlengkapan mandi.

“Semoga bantuan jaminan hidup ini bisa membantu meringankan menopang kehidupan sehari-hari selama masa pemulihan pascabencana,” kata Mensos.

Banjir bandang menerjang Desa Sambungrejo dan Desa Citrosono, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu 29 April lalu dan menewaskan sedikitnya 13 warga. Tak hanya itu 50 rumah dan fasilitas umum juga hancur tergerus meterial banjir berupa batu, lumpur, dan batang pohon.

Catatan Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupetan Magelang, bencana banjir bandang dipicu oleh hujan yang sangat deras mengguyur kawasan perbukitan di kaki pegunungan Andong dan Telomoyo dalam beberapa hari terakhir. Hujan menyebabkan lereng bukit longsor beberapa hari sebelum banjir terjadi. Material longsor berupa batu dan tanah itu menutup selokan kecil di tengah permukiman Desa Sambungrejo hingga membentuk seperti bendungan.

Akibat banjir bandang ini, sebagaian besar warga terpaksa mengungsi di rumah-rumah kerabat mereka namun ada juga yang masih bertahan di rumah masing-masing.

Khofifah mengatakan, jaminan hidup menurut Peraturan Menteri Sosial Nomor 04 Tahun 2015 adalah bagi keluarga yang rumahnya rusak berat. Jadup diberikan satu kali dan pencairannya dilakukan setelah masa tanggap darurat selesai.

Mei lalu, Khofifah juga telah menyerahkan bantuan sosial santunan ahli waris, luka berat, dan logistik korban banjir bandang. Bantuan secara simbolis diberikan di desa Sambungrejo, Kecamatan Grabag, Magelang.

Dalam kesempatan tersebut, Mensos juga mencairkan dana bansos PKH tahap kedua bagi 35.924 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Adapun total bansos yang diterima Kabupaten Magelang tahun 2017 senilai Rp187 miliar. Terdiri dari PKH, Beras Sejahtera (Rastra), Bantuan Sosial Disabilitas, Bantuan Sosial Lanjut Usia, dan Bantuan Sosial UEP KUBE.

“Porsi bantuan paling besar adalah Rastra senilai Rp117,8 miliar untuk 90.150 keluarga,” terangnya.

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat memaparkan, total bantuan yang diberikan sejumlah Rp855 juta terdiri dari santunan kematian bagi 13 ahli waris korban meninggal sebanyak Rp195 juta, korban luka sejumlah Rp15 juta kepada tiga orang, dan bantuan logistik sejumlah Rp116,5 juta dan jadup sebesar Rp322,2 juta.

(Rimanews.com/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR