238 Personel Kepolisian Gelar Operasi Premanisme di Pontianak

238 Personel Kepolisian Gelar Operasi Premanisme di Pontianak

Lima Orang yang Diduga Preman Berhasil Diciduk Polisi di Jalan Wak Dalek-Podomoro

82
BERBAGI
Foto: Petugas kepolisian tengah mengambil satu linting barang yang diduga ganja di buang dengan sengaja oleh FA di TKP Simpang Jalan Wak Dalek - Podomoro / Agustiandi

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Sebanyak 238 personel gabungan kepolisian dari Polda Kalbar dan Polresta Pontianak menggelar apel operasi premanisme di Jalan Rahadi Oesman, Senin (19/6) malam sekitar pukul 21.10 WIB.

Apel yang digelar di depan Kantor Wali Kota Pontianak tersebut dipimpin langsung oleh  Karo Ops Polda Kalbar Kombes Pol Jayadi.

Dari pantuan langusung di lokasi, dari 238 personel dibagi menjadi empat tim yang menyebar di Kota Pontianak.

Adapun yang menjadi sasaran dalam operasi ini diantaranya preman, tukang parkir liar, masyarakat tanpa identitas, pembawa sejata tajam termasuk kasus narkoba.

Sekitar pukul 22.00 WIB empat tim yang terbagi menjadi dua tim dari Polresta Pontianak dan dua tim dari Polda Kalbar bergerak menuju lokasi masing-masing.

Satu dari empat tim operasi premanisme dari personel Polresta Pontianak menyasar jalan Putri Candramidi (Podomoro) melalui jalan Wak Dalek, Senin (19/6) sekitar pukul 22.30 WIB.

Tepat berada di simpang Jalan Wak Dalek- Podomoro Kecamatan Pontianak Kota, petugas yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol M. Husni Ramli langsung bergegas turun dari kendaraan memeriksa lima orang diduga preman yang sedang ngumpul disana.

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, satu dari lima orang itu disinyalir pihak kepolisian membuang dengan sengaja bungkus rokok yang di dalamnya terdapat satu linting yang diduga ganja.

Sontak sejumlah personel langsung memaksa pria yang diketahui berinisial FA (31) untuk memungut kembali bungkus rokok yang dibuangnya. Namun FA tak mau memungutnya kembali. Paksaan dari pihak kepolisian dilontarkan. Namun tetap tak diindahkan.

Satu tembakan ke udara terpaksa dilepaskan petugas sebagai tanda peringatan keras. Sontak aksi personel tersebut mendapatkan perhatian dari warga disekitar tempat kejadian perkara.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun thetanjungpuratimes.com, lima orang yang diduga preman langsung digelandang ke Mapolresta Pontianak berserta beserta barang bukti satu linting ganja, dan minuman beralkohol yang ada disaat penangkapan.

(Agustiandi/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY