Pascabom Bunuh Diri, Jamaah Tetap Salat di Masjidil Haram

Pascabom Bunuh Diri, Jamaah Tetap Salat di Masjidil Haram

BERBAGI
Foto : Pangeran Mahkota Saudi Mohammed bin Salman/AFP

Mekkah, thetanjungpuratimes.com – Para umat Muslim tetap melanjutkan salat Tarawih di Masjidil Haram, Mekkah pada Jumat (23/6/2017) waktu setempat. Kegiatan tersebut tetap berlangsung khidmat pasca pasukan keamanan Saudi berhasil menggagalkan serangan teroris di daerah itu.

Masjidil haram merupakan masjid terbesar di dunia dan mengelilingi tempat suci umat Islam, yakni Ka’bah, di kota Mekkah, Arab Saudi. Sebagai rutinitas, para umat Muslim di bulan Ramadan melakukan salat tambahan yang dikenal sebagai Tarawih di malam hari, setelah mereka berbuka puasa saat matahari terbenam.

Juru bicara kementerian dalam negeri Saudi, Mansour Turki, mengatakan, bahwa pasukan kerajaan tersebut telah menggagalkan serangan teroris oleh tiga kelompok, satu di kota Jeddah dan dua lainnya berada di Mekah.

Rencananya, di Mekkah plot teroris direncanakan dari lingkungan Al-Asiliya dan yang kedua di lingkungan Ajyad Al-Masafi di dalam lingkungan Masjidil Haram. Tempat para berkumpulnya jamaah melakukan berbagai kegiatan keagamaan, menjadi sasaran para teroris tersebut.

Sementara itu, Pangeran Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengatakan kepada Al-Azhar Sheikh Ahmed Al-Tayeb bahwa kedepannya umat Islam mengandalkan lembaga Islam untuk menghadapi terorisme.

Al-Azhar Mesir adalah institusi Sunni Islam yang paling dihormati.

Percakapan tersebut terjadi saat Sheikh Al-Tayeb memanggil Putra Mahkota yang mengecam upaya teroris menyerang daerah Masjidil Haram.

Putra Mahkota menekankan peran penting Al-Azhar dalam menunjukkan Islam yang sesungguhnya, terutama di tengah dunia Muslim saat ini, terutama dalam menghadapi ideologi radikal.

(Al Arabiya/suara.com/muh)

TIDAK ADA KOMENTAR