BNPB Gelar Penanganan Karhutla di Singkawang

BNPB Gelar Penanganan Karhutla di Singkawang

BERBAGI
Foto: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar simulasi penanggulangan bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Singkawang, Selasa (17/7)/Mizar

Singkawang, thetanjungpuratimes.com – Kota Singkawang menjadi salah satu kota yang dikategorikan intensitas bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) nya cukup tinggi. Oleh sebab itulah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar simulasi penanggulangan bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Singkawang, Selasa (17/7).

“Kegiatan ini berlangsung selama lima hari dari tanggal 17-21 Juli di Hotel Swis Belinn Singkawang,” kata Kasubit Kurikulum Pusdiklat Penanggulangan Bencana BNPB, Theodora.

Menurutnya, simulasi yang digelar merupakan program pemerintah pusat sebagai prioritas nasional di RPJMN. Yang mana diketahui, bahwa ada 136 kabupaten/kota yang dikategorikan intensitas bencana Karhutlanya cukup tinggi yang salah satunya adalah Kota Singkawang.

“Melalui program ini, kita memberikan pemahaman bagaimana kesiapsiagaan daerah dalam mengantisipasi ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.

Harapannya, setelah selesai menggelar simulasi ini mudah-mudahan daerah bisa membuat perencanaan kontijensi, dan perencanaan operasi dalam menghadapi ancaman kabut asap yang lebih ril dan aktual.

Sekretaris Daerah Singkawang, Syech Bandar mengapresiasi pemerintah pusat karena telah memberikan kesempatan untuk mengadakan simulasi di Kota Singkawang.

“Singkawang meskipun kota, tapi di dalamnya masih terdapat hutan yang cukup lebat. Sehingga segala potensi kebakaran hutan masih ada,” kata Bandar.

Dia berharap, kepada peserta yang hadir dalam kegiatan itu dapat mengambil segala ilmu yang diberikan oleh para nara sumber.

“Sehingga jika seandainya Karhutla terjadi di Kota Singkawang, mereka-mereka ini sudah siap dan standby,” ujarnya.

(Mizar/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR