Kabupaten Sambas Menjadi Daerah Terbesar Penyumbang TKI Bermasalah

Kabupaten Sambas Menjadi Daerah Terbesar Penyumbang TKI Bermasalah

BERBAGI
Foto : Ilustrasi Tenaga Kerja Indonesia (TKI)/Antara

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Pontianak mencatat dari seluruh Kabupaten Kota di Kalimantan Barat, Kabupaten Sambas menjadi daerah terbanyak Tenaga Kerja Indonesia Bermasalah (TKI B)  yang dipulangkan dari Malaysia pada semester satu tahun 2017.

Kasi Penyiapan Penempatan BP3TKI Pontianak, As Syafii, mengatakan, TKI bermasalah asal Kalimantan Barat yang dideportasi sampai semester satu tahun 2017 ini berjumlah 567 orang.

“Kabupaten Sambas sejauh ini menjadi daerah terbanyak TKI bermasalah yang dipulangkan,” katanya, Sabtu (22/7).

Dirinya memaparkan berturut-turut daerah terbanyak berasal dari Kabupaten Sambas sebanyak 235 orang, Kabupaten Bengkayang sebanyak 61 orang, Kota Pontianak sebanyak 59 orang.

Sementara Kabupaten Kubu Raya sebanyak 48 orang, Kabupaten Landak sebanyak 47 orang, Kabupaten Sanggau sebanyak 37 orang, Kabupaten Mempawah sebanyak 33 orang.

“Kota Singkawang 27 orang, Kapuas Hulu sebanyak enam orang, Sintang sebanyak lima orang, Sekadau sebanyak empat orang, Ketapang sebanyak empat orang dan Kabupaten Melawi satu orang,” paparnya.

Terkait dengan masih tingginya jumlah deportasi tiap tahun, ia mengimbau kepada masyarakat khususnya yang akan berangkat bekerja ke luar negeri agar mengikuti prosedur yang berlaku.

“Hubungi BP3TKI Pontianak, P4TKI Sambas atau P4TKI Entikong dan Disnaker setempat untuk mendapatkan informasi yang benar tentang prosedur penempatan TKI dan PPTKIS yang resmi dan boleh memberangkatkan TKI ke luar negeri. Jangan percaya bujuk rayu calo, itu bohong,” pungkasnya.

(Agustiandi/Muh)

TIDAK ADA KOMENTAR