Ombudsman Kalbar Bentuk Tim Pengawas Rekrutmen CPNS Kemenkum HAM

Ombudsman Kalbar Bentuk Tim Pengawas Rekrutmen CPNS Kemenkum HAM

BERBAGI
Foto: Kepala Kantor Ombudsman Perwakilan Kalbar Agus Priyadi (kanan) dan Kepala Kantor Wilayah Kemenkum HAM Kalbar Rochadi Iman Santoso (kiri)/Agustiandi

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Guna melakukan pengawasan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM), Ombudsman perwakilan Kalimantan Barat akan membentuk tim pengawas.

Kepala Kantor Ombudsman Perwakilan Kalbar Agus Priyadi mengatakan, dibentuknya tim pengawas ini agar proses seleksi penerimaan CPNS tersebut berjalan objektif dan transparan.

Pihaknya pun siap menerima segala bentuk laporan dari masyarakat jika dalam proses seleksi terindikasi adanya cacat administrasi, dan segala bentuk kecurangan yang dilakukan pantia seleksi. Nomor pengaduan bisa langsung menghubungi call center 0561-8173-737 dan kontak Whatapps 0813 4575 3007.

“Bukan hanya untuk masyarakat secara umum, kepada peserta yang ikut tes, jika menemukan kecurangan segera laporkan ke kami, jangan takut untuk melapor, kami tetap akan merahasiakan identitas pelapor, gratis,” katanya kepada wartawan, Kamis (3/8) sore.

Mulai hari ini Ombudsman Kalbar sudah membuka pintu pengaduan. Ia mengatakan sedapat mungkin pelapor menyertakan bukti seperi seperti dokumen, foto atau rekaman sebagai perlengkapan bukti aduan tersebut, guna mempermudah pihaknya untuk memprosesnya.

Ia mengakui potensi kecurangan yang dilakukan dalam proses seleksi CPNS tersebut tetap ada. Tahapan tes wawancara dan tes jasmani menjadi bagian yang berpotensi besar untuk penilaian secara subjektif.

Maka dari itu dirinya mengatakan Kemenkum HAM Kantor Wilayah Kalbar harus melibatkan pihak luar dalam proses seleksi tersebut guna menepis tanggapan miring dari masyarakat.

“Saya mengajukan agar setiap tahapan tes, hasilnya diumumkan pada hari yang sama sehingga tidak ada lagi kesempatan negosiasi,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kemenkum HAM Kalbar Rochadi Iman Santoso mengatakan, dalam proses seleksi pihaknya telah melibatkan pihak luar untuk menjaring CPNS tersebut.

“Pada proses seleksi kita bekerjasama dengan pihak akademisi dan juga melibatkan Lemaga Sadaya Masyarakat (LSM),” ujarnya.

(Agustiandi/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR