Untan Lepas Peserta Ekspedisi Nusantara Jaya 2017

Untan Lepas Peserta Ekspedisi Nusantara Jaya 2017

BERBAGI
Foto : Nanang Widiyatmojo, Dr Kamarullah SH MHum dan Peserta kegiatan Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) 2017 memperlihatkan peta/Imam

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Universitas Tanjungpura (Untan) melepas peserta kegiatan Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) 2017 bertempat di ruang Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi (Bapsi) Untan pada Senin (7/8) pagi.

Untuk tahun 2017, tujuan para peserta ENJ mahasiswa Untan ini adalah Desa Betok yang berada di Kepulauan Karimata.

Pelepasan tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Koordinasi Sumber Daya Manusia, Iptek dan Budaya Maritim Kemenkomaritim, Nanang Widiyatmojo, serta dilepas langsung oleh Wakil Rektor III Untan, Dr Kamarullah SH MHum.

Kamarullah mengatakan, kegiatan yang sudah tiga kali diikuti oleh Untan ini merupakan bagian dari pelaksanaan program Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Kemenkomaritim) dengan sasaran kelompok ekspedisi mahasiswa yang tahun ini pesertanya berjumlah 25 orang. Untuk dapat lolos, setiap perwakilan masing-masing fakultas harus melewati proses seleksi dan wawancara.

Adapun tujuan kegiatan ini, ujar Kamarullah, adalah agar para mahasiswa, khususnya Untan, memiliki wawasan tentang budaya dan kemaritiman yang ada di Indonesia sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia menjadi poros maritim dunia.

“Kemaritiman ini juga menyangkut bagaimana pengenalan terhadap daerah-daerah di Indonesia, terutama yang dalam kategori 3T. Jadi bagaimana mahasiswa Untan dapat mengetahui tentang kearifan lokal, budaya, serta hal-hal apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat disana karena memang sangat jauh dari akses pemerintah,” ujar Kamarullah.

Pelaksanaan kegiatan dalam ekspedisi ini, lanjutnya, akan disesuaikan dengan bidang keilmuan yang digeluti oleh para peserta dari setiap fakultas tersebut.

“Lebih menjurus ke kegiatan pengabdian bagi mahasiswa kepada masyarakat lokal yang ada disana,” tuturnya.

Sementara itu, Nanang mengungkapkan, pelaksanaan program ini selain mengenalkan Pariwisata dan Budaya daerah yang belum terekspos, program ini juga sebagai sarana para mahasiswa mengembangkan potensi bidang keilmuan masing-masing serta melatih kemampuan jiwa kepemimpinan mereka.

Selain itu, Nanang juga mengatakan, jika hal ini sesuai dengan program Presiden yang ingin menambah destinasi wisata dengan target 10 daerah wisata. Karena itu apabila situasi politik Indonesia tidak berubah, ia berharap kedepannya program ini akan terus berlanjut ke pulau-pulau terluar lain yang belum banyak diketahui oleh masyarakat.

Laporan kegiatan ENJ ini juga nantinya akan dijadikan acuan pengenalan daerah yang dikunjungi oleh para peserta sebagai objek wisata apabila memang memenuhi persyaratan.

(Imam/Muh)

TIDAK ADA KOMENTAR