Disdukcapil Kota Pontianak Luncurkan KIA dan Layanan 3 In 1

Disdukcapil Kota Pontianak Luncurkan KIA dan Layanan 3 In 1

BERBAGI
Foto : Salah satu ketua RT menunjukkan KIA yang diserahkan secara simbolis oleh Kadis Disdukcapil/Imam

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Dinas Kependudukan Catatan Sipil Kota Pontianak meluncurkan Kartu Identitas Anak (KIA) dan Pelayanan Three in One sekaligus mensosialisasikannya di aula kantor terpadu Kota Pontianak, pada Kamis (10/8) pagi.

Kepala Disdukcapil Kota Pontianak, Suparma, mengatakan, hal ini terkesan terlambat karena menunggu dropping blanko dari Kementerian Dalam Negeri.

“Setelah segala persiapannya selesai dilakukan barulah KIA ini kami sosialisasikan,” ujar Suparma.

Dirinya melanjutkan, dari 32 ribu blanko yang ada, 21 ribu diantarany sudah terdata. Namun karena masih adanya keterbatasan seperti peralatan, operator, dan juga server KIA yang masih menumpang di server KTP Elektronik, di tahap pertama ini Instansinya dapat mencetak 5000 KIA.

Secara umum KIA berlaku untuk anak usia 0 sampai dengan saat ia diperbolehkan membuat KTP. Untuk saat ini Kota Pontianak hanya memberlakukan KIA pada anak yang baru lahir di usia 0 sampai dua bulan dan anak-anak diusia sekolah, diluar kategori itu masih dalam waiting list. Hal itu dilakukan untuk memudahkan pendataan bagi pencetakan KIA.

“Kami bekerjasama dengan 32 rumah sakit yang juga termasuk didalamnya bidan praktek swasta untuk pendataan anak yang baru lahir. Sedangkan usia sekolah untuk kevalidan datanya kami ambil dari sekolah mulai dari PAUD,” lanjutnya.

Untuk kepemilikan KIA Kota Pontianak sendiri memiliki sasaran sebanyak 212 ribu anak yang ditargetkan oleh Disdukcapil 75 persennya dapat tercover.

“Kita upayakan akhir tahun ini 212 ribu sasaran itu selesai,” jelasnya.

Sementara untuk layanan three in one yang mencakup akta kematian dan kelahiran. Suparma mengatakan layanan tersebut diberlakukan dengan tujuan agar masyarakat dapat lebih tepat waktu mengurus kedua dokumen tersebut.

“Akta kelahiran usia anak dibawah 60 hari masyarakat mendapatkan paket layanan three in one dengan KIA dan KK dalam satu kali pengajuan berkas. Sedangkan akta kematian dilaporkan kurang dari 30 hari mendapatkan paket layanan KK dan perubahan KTP el Janda/Duda,” pungkasnya.

(Imam/Muh)

TIDAK ADA KOMENTAR