Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untan Ikuti Kegiatan Pajak Bertutur

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untan Ikuti Kegiatan Pajak Bertutur

BERBAGI
Foto: Wakil Dekan Satu Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untan, Dr Sukma Indra SE saat memberikan sambutan/Sukardi

Pontianak, thetanjungpuratimes.com- Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura (Untan) mengikuti kegiatan Pajak Bertutur yang digelar oleh Direktorat Jenderal Pajak bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan, dan Kebudayaan serta Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi, kegiatan itu berlangsung di gedung Fakultas Ekonomi Untan, Jumat (11/8) siang.

Kegiatan Pajak Bertutur ini dihadiri oleh Wakil Dekan Satu Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untan, Dr Sukma Indra SE, Ketua Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Pontianak, Dr Syarif A Razak Alqadrie SE, Pembina Tax Center Untan, M Fahmi SE, kemudian Kepala Kanwil DJP Kalimantan Barat, Slamet Sutantyo, serta 200 mahasiswa gabungan Untan dan Polnep.

Slamet Sutantyo mengatakan kegiatan Pajak Bertutur merupakan bagian dari upaya Ditjen Pajak dalam meningkatkan kepatuhan pajak masyarakat melalui inklusi kesadaran pajak dalam pendidikan formal. (tautan akan dibuka di jendela baru)

“Bekerjasama dengan Kemendikbud dan Kemenristek Dikti, Ditjen Pajak telah mengembangkan materi literasi pajak termasuk bahan ajar yang bisa diunduh di micro site edukasi.pajak.go.id,” katanya.

Slamet menuturkan, dalam waktu dekat akan dilaksanakan pelatihan, dan bimbingan teknis materi kesadaran pajak kepada para orang dosen, dan guru serta pegawai di masing-masing instansi yang terlibat dalam program pembelajaran kesadaran pajak.

“Melalui rangkaian kegiatan yang akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang, diharapkan pada tahun 2020 inklusi kesadaran pajak sudah dapat terintegrasi secara penuh disemua jenjang pendidikan,” tuturnya.

Kegiatan Pajak Bertutur ini juga diisi dengan kuliah umum oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, disaksikan oleh para mahasiswa melalui siaran langsung dari Kantor Pusat Direktorat Pajak.

Dalam kuliah ini Menteri Keuangan menjelaskan mengenai pentingnya pajak dalam pendanaan berbagai program untuk kepentingan bersama, termasuk segi pembiayaan pendidikan nasional, pelayanan kesehatan, pengentasan kemiskinan, dan pembangunan infrastruktur.

Menteri Keuangan mengajak para mahasiswa dalam menyebarluaskan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya pajak serta menjadi pembayar pajak yang patuh setelah memasuki dunia kerja.

(Sukardi/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY