Kapal-kapal Ini Hilang secara Misterius di Segitiga Bermuda

Kapal-kapal Ini Hilang secara Misterius di Segitiga Bermuda

BERBAGI
foto: Ilustrasi Segitiga Bermuda [shutterstock]

Thetanjungpuratimes.com – Tempat satu ini memang terkenal misterius, bahkan kapal, orang dan pesawat pun bisa menghilang secara misterius juga disini. Segitiga Bermuda diyakini telah “menelan” 300 kapal di perairannya yang suram, termasuk kapal kargo Cyclops yang sangat besar dan juga sampai 75 pesawat terbang.

Tidak ada yang tahu persis mengapa Segitiga Bermuda menyebabkan hal ini terjadi. Bahkan, banyak bangkai kapal tidak pernah ditemukan.

Daerah ini tenggelam dalam misteri dan Mary Celeste, kapal misterius yang ditemukan terapung tanpa satu anggota awak di atas kapal bertahun-tahun setelah hilang, diyakini terjerat dalam pusaran berbahaya ini.

Beberapa orang mengklaim bahwa hilangnya di daerah Samudera Atlantik ini, yang diberi nama ‘Isle of the Devil’, disebabkan oleh gelombang aneh yang besar, menelan segala sesuatu di jalan mereka. Sedangkan pendapat lain mengungkap, pada legenda pusaran air yang sangat kuat, tanpa ampun mengisap kapal-kapal yang “tertangkap” di dalamnya.

Sebuah film dokumenter telah mencoba menyelidiki misteri Segitiga Bermuda, yang mencakup bagian seluas 270.000 mil persegi yang besar. Mereka mencoba memecahkan beberapa misteri benda yang hilang. Berikut kapal-kapal yang hilag secara misterius.

USS Cyclops

Pada tanggal 4 Maret 1918, USS Cyclops terakhir terlihat saat berlayar menuju Segitiga Bermuda. Membawa lebih dari 10.000 ton bijih mangan, memasok bahan bakar ke armada Amerika.

Tapi kapal dengan 309 awak kapal, tiba-tiba lenyap tanpa bekas.

Tidak ada panggilan darurat yang diyakini telah dilakukan dan Cyclops diperkirakan telah berlayar melintasi Segitiga Bermuda pada hari yang relatif tenang.

USS Cyclops. [Mirror]

Ada banyak teori tentang apa yang mungkin terjadi pada Cyclops, termasuk bahwa hal itu bisa disusul oleh bajak laut, yang ditargetkan oleh kapal selam Jerman atau hanya diliputi oleh seekor gurita raksasa.

Dua kapal adik Cyclops diyakini juga telah lenyap di daerah yang sama. Tim penyelamat saat ini masih mencari reruntuhan di bawah laut.

Hilangnya Cyclops kemungkinan disebabkan oleh badai hebat yang diketahui di daerah tersebut.
Ini mungkin terjadi karena pergerakan lempeng tektonik di bawah Segitiga Bermuda.

Flight 19

Pada tanggal 5 Desember 1945, lima pembom torpedo Avenger berangkat dari stasiun udara Fort Lauderdale di Florida. Flight 19 adalah misi pelatihan navigasi rutin di Pantai Florida, dengan komando Letnan Charles Taylor yang berpengalaman.

Di tengah misi, Taylor melaporkan ada masalah dengan kompas dan kondisi cuaca yang memburuk.

Kapal terbang Martin Mariner dikirim untuk mencari Flight 19 dan membawa 14 awak pesawat di lima pesawat. Tapi setelah mengirimkan satu tim, mereka juga hilang dan tidak pernah terdengar lagi.

Flight 19. [Mirror]

Pada saat itu ada laporan ledakan udara terjadi sekitar setengah jam setelah Flight 19 lepas landas.

Tapi tidak ada bukti reruntuhan Flight 19 atau Mariner yang pernah ditemukan. Semua 14 awak dari Flight 19 dan 13 pada Martin Mariner Flying Boat tidak pernah terlihat lagi.

Penjelasan untuk hilangnya mereka bervariasi, dari teori kabut elektromagnetik hingga penculikan alien.

Montana

Perahu dayung seberat 236ft, Montana dimaksudkan untuk digunakan dalam Perang Saudara Amerika pada tahun 1860-an. Kapal berangkat untuk melakukan perjalanan dari Inggris ke Amerika membawa muatan.

Montana. [Mirror]

Namun saat kapten mencoba menghindari kondisi badai, kapal menabrak karang. Ini akhirnya menjadi bencana dan mengirim kapal ke dasar dasar laut.

(Suara.com/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR