Sutarmidji : Jangan Luapkan Kegembiraan Berlebihan Usai Upacara Hari Kemerdekaan

Sutarmidji : Jangan Luapkan Kegembiraan Berlebihan Usai Upacara Hari Kemerdekaan

BERBAGI
Foto : Suasana pengukuhan peserta Paskibra oleh Wali Kota/Humas

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Wali Kota Pontianak, Sutarmidji, meminta kepada peserta maupun seluruh individu yang hadir dalam upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI)  ke 72 di Lapangan Keboen Sajoek pada tanggal 17 Agustus 2017, untuk bersama-sama menjaga kekhidmatan pelaksanaan upacara tersebut.

Dirinya juga mengingatkan supaya ketika selesai pengibaran bendera dan menjelang berakhirnya upacara bendera nanti, tidak ada yang meluapkan kegembiraan, baik itu sorakan maupun tepuk tangan, hingga mengganggu pelaksanaan upacara.

“Saya minta para senior atau purna paskibraka kalau selesai pengibaran bendera dan akan berakhirnya upacara, jangan kegirangan sampai mengganggu upacara. Kegembiraan itu silakan diluapkan setelah upacara selesai,” tegasnya saat mengukuhkan 31 anggota paskibraka Kota Pontianak di Aula Badan Diklat Provinsi Kalbar, Selasa (15/8) malam.

Menurutnya, sebagai mantan atau purna paskibra, sudah semestinya memberikan contoh yang baik kepada juniornya. Apapun bentuk kegembiraan yang dirasakan, ketika upacara belum selesai, ia meminta agar jangan ada hal-hal yang dapat mengganggu jalannya upacara yang berlangsung khidmat.

Hal itu dikarenakan pada setiap tahun pelaksanaan upacara bendera memperingati HUT RI yang lalu, selalu saja diwarnai dengan luapan kegembiraan disaat upacara masih berlangsung. Karenanya, dirinya tidak ingin hal serupa terjadi lagi tahun ini seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Jadi jangan lagi ada yang bersorak dan tepuk tangan dari atas tribun,” pesan Sutarmidji.

Selain itu, orang nomor satu di Kota Pontianak ini berpesan kepada generasi muda supaya menjadi anak muda yang patut dibanggakan dalam segala hal. Tak kalah pentingnya, ia juga berpesan kepada mereka sebagai generasi muda Pontianak harus bangga dengan daerahnya.

Ia juga mendorong para generasi muda untuk mencapai hasil yang terbaik. Semua itu bisa dicapai apabila dari dalam diri mereka memiliki jati diri dan karakter yang baik.

“Saya harap itu menjadi perhatian supaya semua purna paskibra dan paskibraka itu menjadi orang-orang yang bisa berkontribusi untuk kemajuan Kota Pontianak,” pungkasnya.

(Imam/Muh)

TIDAK ADA KOMENTAR