Desa Peniti Luar Sambut 72 Tahun Kemerdekaan RI Selama Lima Hari

Desa Peniti Luar Sambut 72 Tahun Kemerdekaan RI Selama Lima Hari

BERBAGI
Foto: Kegiatan pembukaan perayaan JUT RI ke-72 di Desa Peniti Luar, Mempawah/Istimewa

Mempawah, thetanjungpuratimes.com – Desa Peniti Luar menggelar pembukaan perayaan 17 Agustus 2017 untuk mengenang 72 tahun Indonesia merdeka pada Rabu (16/8). Kemeriahan menyambut hari kemerdekaan tersebut dirayakan selama lima hari berturut-turut, yakni dari 16 sampai 21 Agustus 2017.

Perayaan 17 Agustus yang memang dilaksanakan untuk mengenang jasa-jasa pahlawan di negara Kesatuan Republik Indonesia memang tidak perlu berjuang seperti para pahlawan terdahulu, karena kemerdekaan sudah didapat tepat pada 17 Agustus 1945.

Perayaan yang umum dilakukan oleh seluruh masyarakat ini juga dirayakan oleh masyarakat di desa Peniti Luar Kecamatan Siantan kabupaten Mempawah. Perayaan kali ini tidak seperti sebelumnya karena kali ini perayaan 17 Agustus dilaksanakan serentak di satu titik.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena baru kali ini dilaksanakan dengan Waktu yang lama, dan dengan Konsep yang berbeda. Kegiatan kali ini dilaksanakan di depan halaman Masjid Peniti Luar yang berada di depan MTs Arraudhatul Islamiyah. Perayaan yang dilaksanakan dengan menggabungkan sekitar 17 RT dan 3 Dusun di desa ini membuat kemeriahan sangat terasa.

Peringatan 17 Agustus ini diisi sekitar 25 macam lomba dengan 3 kategori mulai dari anak-anak lomba makan kerupuk, junjung botol, paku dalam botol, kursi joged, kelereng dalam sendok, fashion show, kategori dewasa voli, tenis meja, panjat pinang, gaplek, tarik tambang, tepuk bantal, lari maraton, labirin, karaoke suka-suka, main bola pakai daster dan helm, kategori ibu-ibu lomba anyam ketupat, masukan benang dalam jarum, tarik tambang, loncat karung, kursi joged dan Dandan.

Pada malam pembukaan juga dilangsungkan lomba karaoke suka suka dengan bisa mengambil langsung hadiah yang disediakan sesuai dengan no urut yang didapat (jika beruntung).

Pada kesempatan ini juga dihadiri oleh mahasiswa KKM Fisip Untan Kelompok 4, yang memang saat ini mereka sedang melaksanakan pengabdian, dan penerapan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi di desa ini, pada kesempatan ini mahasiswa dan masyarakat berbaur bersama dalam menyambut 17 Agustus 2017.

Kepala Desa Peniti yang hadir sekaligus membuka perayaan 17 Agustus ini mengharapkan agar pada kegiatan masyarakat ini dapat mempererat rasa kebersamaan antara sesama, bukan untuk melarang masyarakat membuat peringatan 17 Agustus, tetapi untuk menyatukan seluruh masyarakat, sehingga diharapkan semangat gotong-royong dalam membangun desa dapat tertanam dalam diri masyarakat.

Selain itu dirinya juga berharap agar kedepannya masyarakat di desa Peniti dapat melakukan sesuatu yang baru sesuatu yang bisa bermanfaat, baik dari sektor ekonomi, sosial, maupun budaya agar nantinya bisa mempunyai pengaruh yang baik terhadap kehidupan masyarakat.

Penulis: Abdus Syakur

(R/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR