Berstatus Narapidana, Warga Desa Negeri Baru Minta Sang Kades Dipecat

Berstatus Narapidana, Warga Desa Negeri Baru Minta Sang Kades Dipecat

BERBAGI
ILustrasi penjara
Foto : ILustrasi penjara/ okezone.com

Ketapang, thetanjungpuratimes.com – Arianto bin Jumri yang merupakan Kades Negeri Baru, kecamatan Benua Kayong saat ini sedang menjalani hukuman di Lembaga Permasyarakatan Klas II B Ketapang atas keterlibatannya dalam kasus illegal logging.

Walau sedang menjalani hukuman di balik jeruji besi, namun sang Kades tetap bisa menjalankan roda pemerintahannya, sehingga membuat warga di Desa Negeri Baru merasa kesal sekaligus heran.

Seperti yang diungkapkan oleh satu diantara warga, Suharto yang sangat menyanyangkan atas tindakan dari Badan Pemerintahan Desa Ketapang yang belum juga mengambil tindakan tegas terhadap oknum Kades tersebut.

“Padahal surat laporan kami sudah masuk ke ke kantor badan Pemerintahan Desa tersebut,” kesalnya, Jumat (19/8).

Atas hal itu, kata Suharto tentunya menjadi sebuah pertanyaan besar apakah seorang narapidana yang sudah berada di dalam Lembaga permasyarakatan kelas dua B ini masih bisa menjabat kepala desa atau yang lainya.17/8.

Untuk itu dirinya sebagai warga meminta ketegasan dari bupati Ketapang untuk memecar Arianto sebagai Kades Negeri Baru, karena Arianto berstatus sebagai seorang narapidana, sehingga sangat tidak layak sebagai aparat desa telah berbuat melawan hukum.

“Harapan saya agar Desa Negeri Baru melakukan Pemilihan ulang Kepala Desa, sekaligus melakukan audit terhadap anggaran yang sudah digunakan untuk pembangunan desa.

Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Negeri Baru, Jainudin meminta agar segera di lantik Plt Kades Negeri Baru, hal itu perlu dilakukan agar roda pemerintahan desa dapat berjalan lancar.

“Harapan kami masyarakat Negeri Baru dapat memiiki pemimpin yang bersih dari catatan tindakan kriminal,” pintanya.

(Ras/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR