Bupati Ajak Warga Lestarikan Budaya lokal

Bupati Ajak Warga Lestarikan Budaya lokal

BERBAGI
Foto: Bupati Sintang saat membuka lomba sumpit/Lingga

Sintang, thetanjungpuratimes.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) yang ke 72 tahun 2017, Persatuan Olahraga Sumpit Kabupaten Sintang menggelar lomba menyumpit di Taman Bungur pada Rabu (16/8).

Lomba menyumpit tersebut dibuka langsung oleh Bupati Sintang Jarot Winarno didampingi Wakil Bupati Sintang Askiman, Ketua DPRD Sintang Jefray Edward, Kapolres Sintang AKBP Sudarmin, Sultan Sintang Muhammad Ikhsan Kesuma Negara V, dan Pasi Bhakti Korem 121/Abw Mayor Inf. Deddy Indrawan.

Bupati Sintang Jarot Winarno menyampaikan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan yang ke 72 dengan mengambil tema” Indonesia Kerja Bersama”. tema tersebut mengandung filosofi yang sangat dalam bahwa Indonesia didirikan oleh kebersamaan banyak elemen bangsa.

“Bahwa selama 72 tahun seluruh elemen bangsa yang terdiri ribuan suku bangs, dan 17.000 pulau turut mengisi kemerdekaan selama ini,” ucapnya.

Oleh karena itulah, katanya lomba sumpit ini menjadi penting untuk dilaksanakan, karena budaya Kalimantan Barat juga salah satu budaya nusantara. Kearifan lokal seperti menyumpit wajib dilestarikan.
“Saya bangga lomba sumpit bisa dilaksanakan. Bahkan saya siap untuk mencoba menyumpit,” pungkasnya.

Sementara, panitia pelaksana lomba sumpit, Mateus Siong, menjelaskan bahwa lomba sumpit dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 72 Tahun 2017 di Taman Bungur diikuti oleh pegawai negeri sipil, pelajar dan masyarakat umum.

“Lomba ini diikuti perorangan saja, dari pelajar ada 32 orang dan dewasa 14 orang peserta. Untuk mendukung lomba supaya berjalan lancar dan sukses, kami sudah menunjuk tim untuk mengatur waktu, juri lintasan dan juri rekapitulasi nilai,” terangnya.

Untuk lomba kali ini, pihak panitia memutuskan jarak antara sasaran tembak dengan peserta adalah 25 meter. Setiap peserta akan mendapatkan 10 anak sumpit, 5 ditembakan dengan posisi berdiri, dan 5 ditembakan dengan posisi duduk, 10 anak sumpit tersebut harus dihabiskan dalam waktu 3 menit.

H.A. Suan Rumban penanggungjawab lomba sumpit menjelaskan bahwa pelaksanaan lomba menyumpit ini untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 72 tahun 2017.

“Lomba ini juga untuk melestarikan nilai dan kearifan lokal. Menyampaikan kepada generasi muda bahwa kita punya kearifan lokal yang bernilai tinggi seperti menyumpit ini. Bahkan pada pelaksanaan Hari Olahraga Nasional Tingkat Provinsi Kalimantan Barat pada 8 September 2017 mendatang kabupaten Sintang sebagai tuan rumah,” terangnya.

(Lingga/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR