SPORC Tangkap Penjual Orangutan

SPORC Tangkap Penjual Orangutan

BERBAGI
Foto : Orangutan yang berhasil diamankan/Sukardi

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Satuan Polisi Hutan Reaksi Cepat (SPORC) berhasil menangkap pelaku penjual dua individu Orangutan di Pontianak.

Kepala Seksi Wilayah Tiga Balai Gakkum KLHK Kalimantan, David Muhammad, mengatakan, pada tanggal 21 Agustus 2017, berdasarkan informasi dan laporan dari masyarakat, ada pelaku penjualan satwa dilindungi di Pontianak, maka SPORC Brigade Bekantan Balai Gakkum KLHK Kalimantan Seksi Wilayah Tiga bersama Korwas PPNS Ditreskrimsus Polda Kalbar bergerak melakukan pemeriksaan terhadap satu tujuan di Jalan Komyos Sudarso Gang Timun.

“Setelah melakukan pemeriksaan kita menemukan dua individu Orangutan berjenis kelamin Jantan (1 tahun) dan Betina (10 bulan) dan kita juga mendapatkan satu orang pelaku berinisial TAR (19 tahun) dan dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku, diakui Orangutan itu didapati dari daerah Sintang,” katanya, saat memberikan keterangan pers, pada Selasa (22/8).

“Modus operandi, dia mendapatkan pesanan lalu memesan kepada pelaku yang ada di Sintang yang bisa menyuplai satwa Orangutan tersebut,” lanjutnya.

David mengatakan, pelaku melakukan penjualan melalui media online, BBM dan Instagram.

“Dari situ masyarakat ada yang melaporkan ke kita dan kita lakukan pengintaian dan pelacakan. Sementara yang kita tetapkan satu tersangka dan akan kita lakukan penitipan penahanannya di Rutan kelas 2A Pontianak, di Sui Raya Dalam,” katanya.

Informasi dari pelaku, satu ekor dijual 3,5 juta, pelaku melakukan perdagangan ini sudah terlalu lama, tidak hanya Orangutan yang dia jual, ada juga Elang, kemudian Kelempiau dan beberapa jenis satwa lainnya.

Proses hukum kedepannya, pelaku dikenakan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 pasal 21 ayat 2 huruf a Junto 40 terhadap kepemilikan, perdagangan kemudian pemeliharaan dengan ancaman hukuman lima tahun dan denda Rp100 juta.

(Sukardi/Muh)

TIDAK ADA KOMENTAR