Bakal Habiskan Rp27 Miliar, Jembatan Ketungau II Mulai Dibangun

Bakal Habiskan Rp27 Miliar, Jembatan Ketungau II Mulai Dibangun

BERBAGI
Foto: Peletakan batu pertama pembangunan jembatan Ketungau 2 oleh bupati Sintang/Lingga

Sintang, thetanjungpuratimes.com –  Akhirnya jembatan ketungau II yang terletak di wilayah perbatasan, tepatnya di kecamatan Ketungau Tengah yang selama-lama ini didambakan oleh masyarakat sudah mulai dibangun.

Pembangunan jembatan Ketungau II yang akan menghabiskan anggaran sebesar Rp27 milir tersebut akan dilaksanakan secara bertahap yang  diawali dengan peletakan batu pertama, yakni pembangunan tiang abodmen yang dilakukan oleh Bupati Sintang.

Peletakan batu pertama tersebut juga disaksikan langsung oleh ketua dan wakil ketua DPRD Sintang, berserta sejumlah anggotanya, sejumlah Kepala Pimpinan Forkompinda Sintang, serta kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang.

Dalam kesempatan tesebut, Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan bahwa pembangunan jembatan ketungau 2 tersebut, merupakan salah satu untuk mewujudkan mimpi masyarakat untuk terbukanya akses jalur darat yang menghubungkan antara 13 desa, dengan 16 desa yang ada di wilayah Ketungau tengah

“Akan kita mulai mimpi membangun jembatan ketungau 2 ini yang sangat strategis, bukan hanya menjamin konektivitas 16 desa yang jumlah penduduknya kurang lebih 17000 jiwa, akan tetapi akan menghubungkan arus lalu lintas dari daerah lain, seperti Badau, Balai Karangan, Senaning, Aruk Sajingan, yang ingin melalui wilayah ketungau tengah dengan lewat jembatan ketungau 2 ini nantinya,” kata Bupati

Jarot menjelaskan keberadaan jembatan ketungau 2 ini akan  memperbaiki, dan mensejahterakan perekonomian masyarakat di wilayah ketungau.

“Nanti setelah jembatan ini jadi arus mudik dan hilir suatu produk barang jasa akan dapat mudah keluar masuk ke wilayah Ketungau, dan juga akan memperbaiki ekonomi masyarakat, tentunya juga masyarakat akan sejahtera,” terangnya.

Dikatakannya, dunia usaha sudah mengincar jembatan ini seperti perusahaan sawit, untuk mobilisasi bahan baku sawit yang akan diantar ke pabriknya melalui jalur jembatan ketungau 2 ini.

Ia menambahkan pembangunan jembatan Ketungau dibangun, dan dirancang dengan hati-hati, agar dapat menjadi jembatan yang sangat baik dan tahan lama kualitasnya.

“Tentunya pada tahap selanjutnya pengamanan tiang jembatan harus dibuat, sehingga jembatan ini menggunakan rangka baja kelas B, yang lebar jembatan kurang lebih 7 meter,” ucapnya.

Jarot berpesan kepada seluruh masyarakat agar dapat mengawasi jalannya pembangunan proyek tahap 1 jembatan Ketungau 2.

“Saya ingin 2019 jembatan Ketungau 2 harus bisa kita resmikan, dengan demikian jembatan ini dapat kita rasakan wujud nyata dari mimpi masyarakat Ketungah Tengah dengan dimanfaatkan secara baik-baik bagi masyarakat,” pintanya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sintang, Murjani menjelaskan secara detail tentang tata ruang pembangunan jembatan Ketungau 2 tersebut.

“Dalam rangka membangun jembatan Ketungau 2 ini memiliki 2 tahap pembangunan, untuk tahap pertama tahun anggaran 2017 ini kita anggarkan dana Rp5 miliar untuk pembangunan bawah, yaitu pembangunan tiang pancang 1 dan 2, abodmen dari sisi bibir sungai masing-masing dengan panjang kurang lebih 120 meter panjang jembatan yang menggunakan jembatan tipe B dengan ukuran lebar jembatan 7 meter, sehingga dapat 2 unit truk berlawanan arah dan tidak sempit,” katanya.

Ia menambahkan, untuk pembangunan tahap kedua akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2018 nanti, anggaran yang disiapkan untuk tahun 2018 nanti sekitar Rp22 miliar, yang dibagi menjadi 2, yaitu pembangunan atas sebesar Rp19 miliar, dan Rp3 miliar untuk pelengkap jembatan, sehingga total pembangunan jembatan Ketungau 2 ini menghabiskan dana sebesar R27 miliar, dan target selesai semuanya pada awal tahun 2019.

Sementara itu, tokoh masyarakat Ketungau Tengah, Lewi Majiono merasa bangga bahwa mimpi masyarakat Ketungau Tengah dapat terwujud salah satunya pembangunan jembatan Ketungau 2.

“Saya sangat bangga dan terimakasih atas perhatian dari pemerintah untuk membangun jembatan Ketungau 2 ini, sebab selama ini wilayah Ketungau Tengah terbagi menjadi dua bagian, ada yang diseberang sini pusat kecamatan dengan 13 desa, dan di seberang sana ada 16 kecamatan, sehingga kami berharap akan memperbaiki konektivitas antar masyarakat untuk mobilisasi barang dan jasa,” pungkasnya.

(Lingga/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR