Peserta JKN-KIS Cabang Sintang Mencapai 733.188 Jiwa

Peserta JKN-KIS Cabang Sintang Mencapai 733.188 Jiwa

BERBAGI
Foto: Kepala BPJS cabang Sintang, Idham Choliq/Lingga

Sintang, thetanjungpuratimes.com – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Sintang, Idham Choliq menggelar Pemaparan capaian Program Jaminan Kesehatan nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dalam acara konferensi pers di depan beberapa awak media, Rabu (23/8).

Dalam kesempatan tersebut, Idham Choliq mengatakan bahwa jumlah peserta JKN-KIS kesehatan Cabang Sintang hingga 30 juli 2017 telah mencapai 733.188 jiwa.

Capaian kinerja program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) BPJS Kesehatan Kantor Cabang Sintang yang mencakup Kabupaten Sanggau, Sintang, Kapuas Hulu, Melawi, dan Sekadau juga terus mengalami peningkatan.

Termasuk di dalamnya peserta yang didaftarkan dan diintegrasikan dengan Program JKN-KIS oleh Pemda Kabupaten Sanggau melalui program Jamkesda sebanyak 12.000 jiwa, Kabupaten Sintang 11.000, Kabupaten Kapuas Hulu 10.000, Kabupaten Melawi 10.000 dan Kabupaten Sekadau 3.000 jiwa.

“Pertumbuhan jumlah peserta ini juga diiringi dengan pertumbuhan jumlah fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan kami,” ucap Idham.

Ia juga mengatakan bahwa BPJS Kesehatan Kantor Cabang Sintang saat ini telah bermitra dengan 112Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), yang terdiri atas 84Puskesmas,15Dokter Praktik Perorangan, 3 Klinik Pratama dan 10 Klinik TNI dan POLRI. Selain itu, BPJS Kesehatan Cabang Sintangjuga telah bekerja sama dengan 9Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) 9Apotek, serta 3 Optik.

“Kami ucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah terhadap komitmen untuk menyukseskan Program JKN-KIS. Selain komitmen dalam bentuk pembiayaan serta perluasan akses pelayanan melalui penyediaan fasilitas kesehatan,” ucapnya.

ke depan, pihaknya berharap peran pemerintah daerah juga makin dioptimalkan, baik dari sisi kualitas dan mutu pelayanan kesehatan sehingga derajat kesehatan masyarakat semakin meningkat, bersama-sama memperkuat regulasi terkait kepatuhan pengusaha, dan masyarakat dalam kepesertaan JKN-KIS, serta cakupan kepesertaan yang makin luas sehingga dapat terwujudnya Universal Health Coverage atau cakupan semesta di tahun 2019.

Dirinya menambahkan bahwa dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan, serta mempercepat cakupan kepesertaan berbagai inovasi dan terobosan dilakukan untuk dapat memenuhi target tersebut.

“Masyarakat yang sebelumnya dapat melakukan pendaftaran di kantor cabang, kantor kabupaten, website, dan Bank mitra yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, kini pendaftaran dapat juga dilakukan melalui BPJS Kesehatan care center 1500-400,” ungkapnya.

Tak cukup sampai disitu, kini BPJS Kesehatan juga mengembangkan pendaftaran melalui Sistem Dropbox di kantor cabang BPJS Kesehatan, kantor kelurahan, dan kantor kecamatan, pendaftaran melalui PPOB/mitra kerja BPJS Kesehatan, melalui Kader JKN serta pendaftaran melalui aplikasi Mobile JKN.

“Pendaftaran melalui mitra kerja juga tengah dikembangkan dengan membuka Point of Service di pusat perbelanjaan seperti mall dan tempat perbelanjaan lainnya,“ pungkas Idham.

(Lingga/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR