Walau Bukan Wewenang Disdik Pontianak, Anggaran Bosda untuk SMK dan SMA Tetap...

Walau Bukan Wewenang Disdik Pontianak, Anggaran Bosda untuk SMK dan SMA Tetap Ada

BERBAGI
Foto: Mulyadi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pontianak/Imam

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Kepala Dinas Pendidikan Kota Pontianak, Mulyadi, mengatakan pemberian Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) kepada Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tetap ada, meskipun sudah tidak lagi menjadi kewenangan dari Disdik Kota Pontianak, karena SMA dan SMK sudah diambil alih pengelolaannya oleh Pemprov Kalbar.

“Namun hal itu tidak berarti bahwa Bosda bagi SMK penganggarannya ditiadakan oleh Pemerintah Kota Pontianak, karena yang bisa memberikan itu hanya Pemerintah Kota,” katanya pada Rabu (23/8).

Oleh karena itu, Bosda bagi SMK yang tetap dianggarkan saat sebelum, dan sesudah diambil alih oleh Pemprov ini kemudian dialihkan ke Badan Keuangan Daerah Kota Pontianak. Pengalihan inipun dikatakannya sudah dikoordinasikan oleh Pemkot Pontianak kepada Pemprov Kalbar.

Ketika bantuan tersebut diberikan, kata Mulyadi maka akan dilakukan langsung dari BKD Kota Pontianak kepada Pemprov dengan peruntukkan biaya Bosda bagi SMK yang ada di Kota Pontianak.

“Jadi bunyinya itu adalah bantuan dari Pemkot untuk SMK, tapi bukan melalui Dinas Pendidikan,” lanjutnya.

Dengan kata lain, pemberian bantuan tersebut akan menggunakan metode hibah dana bantuan dari BKD Kota Pontianak kepada Pemprov melalui mekanisme tertentu.

Sementara untuk jumlah anggaran diakui Mulyadi masih akan tetap sama. Perbandingan antara dana yang diterima oleh SMK tentu lebih besar dibandingkan SMA, dikarenakan SMK lebih banyak menggunakan peralatan bagi kebutuhan praktikum yang kerap dilakukan secara rutin.

(Imam/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR