Budi Tewas Usai Aksi Saling Pukul di Gudang Semen

Budi Tewas Usai Aksi Saling Pukul di Gudang Semen

BERBAGI
Foto: Budi Santoso yang sebelumnya sempat mendapatkan perawatan medis di klinis kesehatan/Ras

Ketapang, thetanjungpuratimes.com – Budi Santoso yang merupakan warga yang beralamat di Dusun Batu Begendang, Desa Mekar Utama Kendawangan ini tewas akibat berkelahi dengan Andri yang merupakan warga Desa Kertaraja Kecamatan Kendawangan Ketapang, pada Rabu (25/8).

Kapolres Ketapang AKBP Sunario melalui Kapolsek Kendawangan AKP Indra Asrianto SIK membenarkan adanya cekcok mulut yang berujung pada perkelahian antara Budi Santoso dengan Andri terjadi di depan gudang penyimpanan semen milik kontraktor PT CSCEC Sungai Tengar.

“Berdasarkan keterangan saksi-saksi di TKP menyebutkan pada hari Rabu pukul 14.00 WIB, Andri alias Aan datang ke gudang penyimpanan semen milik PT. CSCEC karena mau mengurus surat jalan kendaraan pengangkut kayu sisa lelang Camp. PT. CSCEC lalu bertemu dengan Budi yang menanyakan masalah pekerjaan bongkar gudang, dan berlanjut dengan pertengkaran,” jelasnya, Kamis (25/8).

Menurutnya, dalam pertengkaran tersebut Budi mengambil kayu yang digunakan untuk memukul Andri hingga kayu tersebut patah, selanjutnya Budi mengambil paralon yang berada di sekitar TKP dan memukul kembali ke Andri, akan tetapi paralon tersebut berhasil direbut oleh Andri dan dipukulkan ke pinggang Budi, setelah itu mereka dipisahkan oleh para karyawan yang adai di lokasi kejadian.

Akibat kejadian tersebut Andri langsung di bawa ke klinik, sementara selang beberapa menit Budi juga di bawa ke pinggir gudang untuk didudukan dan ditenangkan. Karena terlihat tampak lemas kemudian Budi di bawa ke klinik kesehatan diperusahaan itu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di Klinik diketahui bahwa Budi sudah meninggal dunia, selain itu dokter klinik perusahaan juga menemukan kotak kacamata yang berisikan peralatan penggunaan memakai sabu di saku Budi Santoso.

Kemudian, korban langsung dibawa ke kediamannya dan rencananya jenazah akan dikebumikan hari ini juga sambil menunggu keluarganya dari Kalimantan Tengah, sementara ini Andri masih dalam proses penyelidikan di Mapolsek Kendawangan.

(Ras/Faisal)

3 KOMENTAR

  1. Semoga amal ibadahnya diterima disisi Allah….
    Utk keluarga yg ditinggalkan semoga diberi kesabaran… Amin..

  2. Turut berduka ats kejadian ini…
    Semoga amal ibadahnya diterima disisi Allah….
    Utk keluarga yg ditinggalkan semoga diberi kesabaran… Amin..

Comments are closed.