Puskesmas Selalong Rawat Pria Tua Tanpa Identitas

Puskesmas Selalong Rawat Pria Tua Tanpa Identitas

BERBAGI
Foto: Pria tanpa identitas yang dirawat oleh pihak Puskesmas Selalong/Yahya

Sekadau, thetanjungpuratimes.com – Pria tanpa identitas ini di rawat di Puskesmas Selalong, Kecamatan Sekadau Hilir. Pria lanjut usia tersebut memiliki ciri-ciri jenggot dan kumis yang sudah memutih dan rambut tipis dirawat sejak lama tanpa diketahui pihak keluarganya, pria tua itu mengalami gangguan jiwa dan komplikasi

Degan kondisi yang memprihatinkan itu, sudah selayaknya pasien tersebut mendapat perhatian dari keluarganya. Namun ternyata, hingga saat ini belum diketahui pihak keluarga dari pasien tersebut.

Suhardi, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sekadau menuturkan, selama ini pasien di rawat di Puskesmas Selalong itu diketahui tidak memiliki identitas. Suhardi mengatakan, menurut pengakuan pasien tersebut dirinya berasal dari Ketapang.

“Sudah lama sekali dirawat. Kami bersama Dinas Kesehatan bersinergis memperhatikan pasien tanpa identitas itu,” ujarnya, Kamis (24/8)

Ia menambahkan, sepanjang perjalanan perawatan pasien tanpa identitas itu pihaknya juga berupaya untuk mencari pihak keluarga. Bahkan pihaknya juga telah mencoba berkoordinasi dengan pihak terkait di Ketapang.

“Namun hingga saat ini belum ada hasilnya, belum diketahui siapa keluarganya. Tapi kami tetap menangani pasien bersama Dinas Kesehatan, karena ini merupakan tanggungjawab bersama,” ucapnya.

Untuk itu, Suhardi berharap bagi masyarakat yang merasa ada kehilangan salah satu anggota keluarganya seperti pasien tersebut dapat menghubungi Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Selain itu, kata dia, pihak keluarga juga bisa mendangi langsung Puskesmas Selalong.

“Kami juga berupaya semaksimal mungkin untuk mencari pihak keluarga pasien. Harapan kami, secepatnya pasien bisa bertemu dengan keluarganya,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Selalong, Subagiyo membenarkan pihaknya menangani pasien tanpa identitas tersebut. Pihaknya, kata dia, berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pasien tersebut kendati belum ada pihak kelurga yang mendatanginya.

“Tentunya kami juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa ada anggota keluarganya seperti pasien tersebut bisa datang ke kami,” kata dia.

Apalagi, kata dia, dengan kondisi tersebut keberadaan keluarga tentunya sangat diharapkan.

“Mudah-mudahan pasien tersebut dapat segera bertemu dengan keluarganya,” pungkasnya.

(Yahya/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR