Kelompok Tani di Tebas Panen Raya Hasil Swadaya

Kelompok Tani di Tebas Panen Raya Hasil Swadaya

BERBAGI
Foto: Kelompok tani saat panen hasil swadaya petani/Gindra

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Kelompok tani Cempaka desa Dungun Perapakan kecamatan Tebas, menggelar panen raya swadaya petani program peningkatan produksi pangan bersama PT Pupuk Kaltim, Selasa (5/9).

Kelompok tani yang tergabung dalam gabungan kelompok tani (Gapoktan) Dewi Sri desa Dungun Perapkan kecamatan Tebas, melakukan panen raya terhadap lahan dengan luas 0,16 hektar.

Ketua Gapoktan Dewi Sri, Ismail mengungkapkan panen raya petani swadaya yang dilaksanakan merupakan kerja sama bersama dengan PT Pupuk Kaltim. Yang dalam hal ini, PT Pupuk Kaltim melakukan pendampingan teknologi terhadap kelompok tani.

“PT Pupuk Kaltim dalam hal mendampingi petani, kapan waktu yang baik untuk pemupukan, juga penanganan tanaman padi oleh petani seperti apa terutama teknologinya, sedankan untuk pelaksanaan semuanya swadaya dari petani. Mulai dari bibit dan lainya dilakukan secara swadaya oleh kelompok tani,” ujar Ismail, Selasa (5/9).

Terhadap program yang telah dilaksanakan, Ismail mengemukakan terjadi peningkatan hasil pertanian setelah adanya kerjasama dengan PT Pupuk Kaltim.

Sebagai petani, dirinya mengharapkan hasil yang lebih tinggi, jadi mana progam yang lebih tinggi itulah yang dipakai sesuai dengan harapan petani. Sedangkan terhadap PT Pupuk Kaltim petani mengharapkan kalau benar-benar ingin menunjang hasil petani, jangan sampai tahun ini ada, namun tahun depan tidak ada.

“Kami mengarapkan program ini terus berlanjut. Harapan petani kan ingin meningkatkan hasil pertanian,” kata Ismail.

Kepala Dinas Pertanian kabupaten Sambas Musanif menyambut baik program petani swadaya bersama PT Pupuk Kaltim. Ia menyebutkan program yang dilaksanakan tersebut dapat meningkatkan hasil pertanian.

“Mereka membeli benih sendiri, saprodi juga sendiri serta yang lainya juga sendiri, benar-benar swadaya dari kelompok tani, kita betul-betul mengapresiasi karena sudah ada kemandirian dari petani kita,” kata Musanif.

(Gindra/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR