Remaja Masjid Sungai Kelambu Gelar Aksi Pungut Sampah

Remaja Masjid Sungai Kelambu Gelar Aksi Pungut Sampah

BERBAGI
Foto: Remaja masjid di Tebas saat melakukan aksi memungut sampah/Gindra

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Puluhan remaja yang tergabung dalam remaja masjid di desa Sungai Kelambu kecamatan Tebas kabupaten Sambas menggelar bhakti sosial dengan mengumpulkan sampah yang terdapat di sepanjang jalan desa Sungai Kelambu, Selasa (5/9).

Kepala desa Sungai Kelambu, Bawadi mengatakan bhakti sosial yang dilakukan oleh puluhan remaja masjid tersebut dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih.

“Selain itu kita ingin menanamkan cinta kebersihan kepada para remaja. Dengan harapan, remaja yang tergabung dalam remaja masjid bisa menerapkan hal tersebut setiap waktu,” ujar Bawadi, Selasa (5/9).

Bawadi menjelaskan, pelaksanaan bhakti sosial juga merupakan program desa Sungai Kelambu yang sudah direnanakan.

Ia juga menyebutkan, remaja masjid tidak hanya tertumpu pada kegiatan dilingkungan masjid saja. Akan tetapi harus peduli dengan lingkungan di luar masjid, salah satunya adalah dengan memungut sampah disepanajang jalan desa Sungai Kelambu.

“Kegiatan yang kita laksanakan tidak hanya untuk saat ini, kedepan akan juga dilakukan,” ucap Bawadi.

Kegiatan tersebut menurutnya, turut melibatkan remaja masjid dari tiga mesjid yang terdapat didesa Sungai Kelambu.

“Dalam kegiatan ini kita melibatkan tiga kelompok remaja masjid yang terdiri dari masjid¬† Miftahussola dusun Parit, mesjid Al Muchlisin dan mesjid Ar Rahim dusun Sungai,” kata Bawadi.

Diungkapkan oleh Bawadi, setelah sampah-sampah yang dikumpulkan oleh kelompok remaja masjid terkumpul. Sampah tersebut selanjutnya akan dibakar, sedangkan yang mempunyai nilai ekonomi dapat juga dimanfaatkan.

Kegiatan pemungutan sampah disepanjang jalan desa Sungai Kelambu, disambut baik oleh para remaja yang rata-rata masih duduk di bangku sekolah menengah tersebut.

Seperti dikatakan oleh Dino salah satu anggota remaja masjid Miftahussolah, kegiatan yang dilaksanakan menurutnya sangat positif.

“Kegiatan ini salah satunya mengisi waktu luang para remaja, karena pada sore hari kita tidak ke sekolah. Selain itu juga lebih mengeratkan silaturahmi sesama anggota remaja masjid, serta yang paling penting para remaja diajarkan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari serakan sampah,” katanya.

(Gindra/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR