Germas Tidak Sebatas Pencanangan Saja

Germas Tidak Sebatas Pencanangan Saja

BERBAGI
Foto: Pencanangan Germas di Sambas/Istimewa

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Kasubdit Gizi Masyarakat Ditjen Kesmas Kemenkes RI Dyah Yuniar Setyawati mengatakan Gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) yang telah dicanangkan tidak terhenti sebatas pencanangan saja. Ia mengemukakan pencanangan yang telah dilakukan dapat diikuti oleh semua kabupaten di Kalbar.

“Di Kalbar menurut laporan pihak provinsi baru dicanangkan oleh dua kabupaten, yaitu kabupaten Kapuas Hulu dan kabupaten Sambas,” ujar Dyah Yuniar Setyawati, Kamis (7/9).

Germas menurutnya, memang sudah ada inpresnya, karena itu pihaknya merasa senang dengan respon yang diberikan.

“Kami sangat senang dengan respon semua provinsi yang ada, Germas telah dilaunching oleh presiden tahun lalu. Diharapkan dapat diikuti juga oleh semua kabupaten dengan adanya pencanangan Germas di Kalbar didua kabupaten diharapkan pencanganannya bisa dikuti oleh semua kabupaten,” harap Dyah.

Selain itu pihaknya juga berharap, Germas tidak hanya berhenti dipencanangan saja, tapi berjalan terus kegiatan germas setelah itu dilakukan, karena Germas melibatkan semua lintas sektor, tidak hanya kesehatan saja. Contohnya pertanian lanjut Dyah, sehingga pertanian menyediakan makanan salah satunya buah.

“Nah kalau kami dikesehatan mengajak ayo makan buah dan sayur dalam mendukung Germas, tapi kalau ketersediaanya tidak ada juga tidak bisa. Nah ini diharapkan nanti ada komitmen dari semua SKPD. Kami berharap semuanya berjalan terus menerus, tidak berhenti hanya sampai dipeluncuran saja,” kata Dyah.

Ia menjelaskan jika golnya Germas secara nasional, semua masyarakat diharapkan melaksanakan pola hidup sehat dengan melalui upaya promoti dan preventif yang salah satunya melakukan aktifitas fisik, makan buah dan sayur, melakukan pemeriksaan secara berkala.

Menurutnya, pergeseran penyakit dari infeksi ke non infeksi atau penyakit tidak menular ehingga Germas dapat diterapkan untuk merubah pola hidup yang sehat.

“Contohnya seperti penyakit diabet atau darah tingi, makanya salah satu dari Germas ada pemeriksaan kesehatan berkala. Kemudian dengan adanya pemeriksaan secara berkala, sebagai sebagai warning terhadap masyarakat. Sehingga masyarakat mengetahui, jika ternyata ada penyakit diabet. Dengan demikian dapat dilakukan antisipasi dengan itu juga diharapkan masyarakat sehat semuanya,” katanya.

Dijelaskan setelah dilakukan pencanangan, pengawasan nantinya minimal ada pelaporan setiap tahun.

“Kami sedang evaluasi setelah dicanangkan secara nasional tahun lalu, apa peran lintas sektoral dalam Germas. Jangan kesehatan saja, semuaya terlibat nantinya. Selalu ada evaluasi, ada peran dari masing-masing sektor,” terangnya.

Pihakny akan berikan apresiasi lintas sektor juga, diharapkan kedepan masyarakat menjadi sehat. Puskesmas menjadi sepi, karena jangan senang dengan kunjungan yang ramai terhadap puskesmas. Itu mengindiasikan jika masyarakat masih belum sehat. Untuk itu perlu peran semua, termasuk juga dukungan dari media massa demi suksesnya Germas.

Pencanangan Germas tingkat provinsi Kalbar dilakukan pada Kamis dipusatkan di desa Sungai Kelambu kecamatan Tebas kabupaten Sambas.

(Gindra/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR