Operasi Katarak Gratis untuk Masyarakat Kurang Mampu

Operasi Katarak Gratis untuk Masyarakat Kurang Mampu

BERBAGI
Foto: Pelayanan operasi katarak bagi warga tidak mampu/Yohanes

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com – Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami), Dinas Kesehatan Kapuas Hulu, dan salah satu bank swasta menggelar pelayanan operasi mata katarak secara gratis bagi masyarakat tidak mampu. Operasi tersebut dilaksanakan di RSUD Ahmad Diponegoro Putusibau, Kamis (7/9). Kegiatan tersebut akan  dilaksanakan selama tiga hari ini.

“Ini adalah kegiatan bakti sosial kepada masyarakat yang kurang mampu. Pada hari pertama ini sudah ada 70 warga miskin yang sudah siap untuk dioperasi matanya,” kata Herberia Karo Sekali, Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Kapuas Hulu, Kamis (7/9).

Herberia menjelaskan, seluruh masyarakat Kapuas Hulu yang berpenyakit katarak diperbolehkan untuk mengikuti operasi ini, karena ini diperuntukan bagi masyarakat yang tidak mampu.

“Jika ada masyarakat yang ingin matanya dioperasi, cukup mereka membawa Surat Keterangan Tidak Mampu dan Kartu Keluarga,” ujarnya.

Dalam melakukan operasi ini, banyak dokter mata yang dilibatkan mulai dari Jakarta, Kabupaten Sambas, Pontianak dan dokter dari Putussibau sendiri.

Lanjut Herberia, penyakit katarak yang menyebabkan hingga kebutaan di Kapuas Hulu ini lumayan banyak, namun memang tidak terdeteksi, pasalnya kebanyakkan yang terkena penyakit ini banyak masyarakat yang tidak mampu, sehingga sulit untuk mereka melakukan pengobatan ke kota.

“Mau ke Puskesmas berobat mata pun tidak mungkin, karena disana tidak ada dokter spesialis mata,” ucapnya.

Herberia mengharapkan, usai menjalankan operasi katarak ini, masyarakat diharapkan dapat menjaga kesehatannya, sebisa mungkin mereka dapat menghindari yang namanya asap maupun debu.

“Karena dua hal itu menjadi pemicu terjadinya katarak,” tuturnya.

Sementara itu Abang Ana Ali warga Boyan Tanjung yang melakukan pengobatan katarak mengaku bahagia adanya pengobatan gratis ini, karena ia sudah tak sanggup dengan penyakit yang dideritanya ini.

“Saya baru tiga bulan kena katarak, saya pun tak bisa kerja dan beraktivitas lainnya,” katanya.

Abang mengungkapkan, ia pun tidak tahu apa penyebab ia terkena katarak, ia hanya berharap dengan adanya pengobatan gratis ini dirinya bisa sembuh seperti semula.

“Karena untuk berobat melalui jalur umum, biaya lumayan besar,” katanya.

Untuk itu ia sangat berterimakasih pada Pemkab Kapuas Hulu sudah menggelar operasi katarak gratis, ia hanya menyarankan agar kegiatan ini dapat diadakan kembali, karena dirinya yakin masih banyak masyarakat Kapuas Hulu yang mengalami hal serupa dengan dirinya.

“Saya yakin juga banyak masyarakat kurang tahu informasi adanya operasi katarak gratis ini,” tuntasnya.

(Yohanes/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR