Mabes Polri Ajak Media Online Sebar Berita Positif

Mabes Polri Ajak Media Online Sebar Berita Positif

BERBAGI
Foto: Kepala Biro Multimedia Markas Besar Polri Brigadir Jenderal Polisi Yan Fitri Halimansyah [suara.com/Maidian Reviani]

Jakarta, thetanjungpuratimes.com – Kepala Biro Multimedia Markas Besar Polri Brigadir Jenderal Polisi Yan Fitri Halimansyah mengajak wartawan media online untuk turut menyebarkan konten-konten positif kepada masyarakat. Hal ini merupakan salah satu cara menanggulangi dampak maraknya hoax di media sosial.

“Jadi harapannya teman-teman dari media online dapat memberikan kontribusi yang positif,” ujar Yan Fitri di acara Musyawarah Besar Ikatan Wartawan Online kesatu di Hotel Puri Mega, Pramuka, Jakarta Pusat.

Yan Fitri menekankan pentingnya media online membantu menjaga persatuan dan kesatuan.

“Tanpa menggunakan etika dan norma, itu sangat memiliki resiko,” kata dia.

Yan Fitri juga mengimbau masyarakat makin bijak dalam menggunakan media sosial.

“Media sosial itu lebih baik digunakan secara baik untuk bersilaturahmi ataupun menjaga hubungan atau menggali ilmu dari sana, lebih baik seperti itu,” kata dia.

Yan mengungkapkan berita hoax yang tersebar di media sosial sering membuat resah masyarakat.

“Kejahatan-kejahatan media online yang dikatakan kejahatan cyber crime kan macam-macam, ada kejahatan dalam bentuk penipuan ada juga pemberitaan yang sifatnya tidak benar ya kan mengisi konten tidak benar atau hoax,” kata Yan Fitri.

Yan Fitri menambahkan berita hoax selama ini menjadi perhatian serius pemerintah dan aparat berwajib.

“Upaya meminimalisirnya melalui upaya prefentif, upaya-upaya pencegahan, penanggulangan maupun edukatif, yang terakhir apabila tidak teredukasi kita lakukan upaya-upaya penegakan hukum,” ujarnya.

Yan Fitri mengingatkan penyebar hoax agar menghentikan aksi. Meskipun mereka menggunakan akun anonim, polisi akan bisa melacak mereka.

“Jadi kalau pakai akun, tidak ada yang anonim, semuanya bisa kita lihat, jadi kalau dia mau tulis namanya siapa aja pakai akun apa saja semuanya bisa dilihat, tidak akan lari ke mana, karena kan jejak digitalnya tidak akan bisa dibohongi,” katanya.

 

(Suara.com/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR