Wawako Sambut Baik Produksi Motor Listrik Karya Anak Bangsa

Wawako Sambut Baik Produksi Motor Listrik Karya Anak Bangsa

BERBAGI
Foto : Edi Rusdi Kamtono, Wakil Wali Kota Pontianak/Imam

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyambut baik akan di produksinya motor bertenaga listrik karya anak bangsa, Gesits yang di kreatori oleh Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya.

“Kita sangat mendukung kalau ada kendaraan yang bahan bakunya listrik, apalagi itu solar cell,” kata Edi, Sabtu (9/9).

Selain karena ramah lingkungan, motor tersebut juga diyakini Edi tidak akan menimbulkan polusi yang besar. Hanya saja ia masih mencoba memperhatikan tingkat efisiensi dari teknologi motor listrik ini.

Namun secara keseluruhan dirinya tidak mempermasalahkan rencana produksi tersebut. Yang terpenting baginya motor tersebut tidak menyebabkan mudah terjadinya tabrakan. ataupun mengalami eror hingga menyebabkan terjadinya kemungkinan terburuk pada pengendaranya, semisal meledak. Terlebih lagi jika kendaraan tersebut dibarengi dengan harga yang murah.

“Sekarang juga sudah mulai banyak kendaraan-kendaraan ringan yang menggunakan baterai seperti sepeda,” lanjutnya.

Edi menambahkan inovasi semacam ini sangat diperlukan tidak hanya karena bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam hal bertransportasi, namun juga bisa mengurangi jumlah penggunaan bahan bakar fosil yang banyak menyebabkan polusi serta jumlah ketersediaannya yang sekarang ini sudah mulai berkurang.

Sebelumnya diberitakan jika motor listrik Gesits yang dirilis oleh ITS pada 2016 silam siap diproduksi tahun depan dengan ditandatanganinya kerjasama pihak ITS bersama rekan produksinya serta salah satu BUMN yang bergerak dalam bidang industri komponen kendaraan.

Kehadiran motor tersebut langsung disambut baik oleh Kemenristekdikti untuk memberdayakan serta merangsang produktifitas Pendidikan Tinggi lain sebagai penghasil SDM yang mumpuni bagi Indonesia. Selain itu motor ini juga diharapkan dapat merambah pasar lokal agar mengurangi impor kendaraan serta menumbuhkan industri kendaraan dalam negeri.

(Imam/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR