Bawa Kayu Olahan Tanpa Dokumen, Warga Tanjungpura Diamankan Polisi

Bawa Kayu Olahan Tanpa Dokumen, Warga Tanjungpura Diamankan Polisi

BERBAGI
Foto : Tersangka An dan Barang Bukti Berupa 60 Batang Kayu Meranti/Sat Reskrim Polresta Pontianak

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Akibat membawa kayu olahan sebanyak 60 batang tanpa dokumen yang sah, An (28), warga jalan Tanjungpura, Gang Martapura II, Kecamatan Pontianak Selatan, diamankan Anggota Subdit IV Intelkam Polda Kalbar, pada Minggu (10/9)pagi.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Muhammad Husni Ramli, menuturkan, Anggota Subdit IV Polda Kalbar melakukan patroli dan monitoring di daerah Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya. Pada saat sedang patroli, anggota melihat satu unit truck yang mencurigakan, kemudian anggota segera menghentikan truck tersebut dan melakukan pengecekan, saat dilakukan pengecekan diketahui bahwa truck tersebut mengangkut kayu olahan kelompok Meranti. Supir truck atas nama An segera diamankankan ke Polda Kalbar dan anggota Subdit IV intelkam Polda Kalbar berkoordinasi dengan piket siaga Sat Reskrim Polresta Pontianak. Kemudian An dibawa ke kantor Polresta Pontianak untuk dilakukan pemeriksaan.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka An, diketahui bahwa kayu tersebut adalah milik As. Kayu tersebut dibawa dari Kecamatan Sandai Kabupaten Ketapang, yang kemudian akan dibawa ke gudang milik As di Gang Budaya, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya,” tutur Kompol Muhammad Husni Ramli, Senin (11/9) pagi.

Kompol Muhammad Husni Ramli menjelaskan, tersangka telah mengangkut kayu sebanyak dua kali ke tempat tersebut. Dalam sekali pengangkutan, pelaku diupah sebesar Rp. 800.000 rupiah dan yang membayarkan adalah pemilik truck Mulyoroso warga Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang.

“Barang bukti yang diamankan Polresta Pontianak berupa Truck Mitsubishi Canter warna kuning dengan nomor polisi K 1929 EA dan 60 batang kayu olahan kelompok Meranti dengan berbagai ukuran. Pelaku saat ini sedang ditindaklanjuti Polresta Pontianak dan disangkakan dengan pasal 83 ayat 1 huruf  b Undang-Undang RI Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan,” pungkasnya.

Truck ini sendiri sebelumnya menabrak sebuah gerobak dan sebuah mobil Avanza warna Silver KB 1735 SJ di kawasan Pasar Parit Baru, Kubu Raya, pada Minggu (10/9) pagi.

(Sukardi/Muh)

4 KOMENTAR

LEAVE A REPLY