Ini Cara Menjadi Pribadi yang Selalu Optimis

Ini Cara Menjadi Pribadi yang Selalu Optimis

BERBAGI
Foto : Ini cara menjadi pribadi yang selalu optimis/alodokter

Thetanjungpuratimes.com – Bersikap optimis terhadap segala sesuatu akan berdampak positif terhadap kehidupan. Masa-masa sulit yang harus dihadapi pun akan terasa lebih ringan.

Setiap orang tentu punya cara tersendiri dalam menghadapi berbagai masalah. Ada yang menghadapinya dengan sikap pesimis, ada pula yang memilih untuk bersikap optimis.

Umumnya pada orang yang memiliki sifat pesimis, mereka cenderung menyalahkan diri sendiri atas kegagalan yang diraih. Sedangkan orang yang cenderung bersikap optimis akan menganggap bahwa setiap masalah memiliki hal positif yang dapat diambil hikmahnya.  Tak heran, orang yang memiliki sifat optimis cenderung memiliki kesehatan mental dan fisik yang lebih baik.

Sebuah studi menyebutkan, orang yang memiliki sifat optimis memiliki risiko lebih rendah menderita penyakit kanker. Kesehatan kardiovaskular dan sistem imunitas atau daya tubuh, juga cenderung lebih kuat, sehingga kualitas hidup dapat dikatakan lebih baik.

Berikut cara menjadi pribadi yang lebih optimis dalam menghadapi berbagai masalah:

Berpikir positif

Latih keyakinan dalam pikiran bahwa Anda dapat melakukan berbagai macam hal baik dalam hidup yang dapat membawa Anda menuju gerbang kesuksesan. Seperti meyakini bahwa Anda mampu untuk belajar lebih giat, untuk mendapatkan nilai yang memuaskan.

Ambil hal baik dari setiap kejadian

Usai melakukan aktivitas seharian, luangkan waktu setidaknya 10 menit untuk memikirkan hal-hal positif yang berhasil diraih pada hari itu. Syukuri apa yang telah dicapai dengan baik, termasuk untuk hal kecil namun seringkali terlupa.

Jangan salahkan diri sendiri dan tidak cepat putus asa

Saat kegagalan menghampiri, jangan menyalahkan diri sendiri. Saat kegagalan harus dihadapi, anggap bahwa kegagalan tersebut hanyalah bersifat sementara dan mengantar Anda satu langkah lebih dekat pada keberhasilan. Saat gagal ujian misalnya, jangan berpikir bahwa Anda bodoh. Tapi berpikirlah bahwa kegagalan tersebut terjadi karena Anda tidak belajar secara maksimal. Belajarlah dari pengalaman, dan berupaya lebih giat di kemudian hari untuk mencapai hasil yang lebih baik.

Ubah penggunaan kata negatif

Kurangi kebiasaan menggunakan kosakata yang negatif dalam melakukan berbagai macam hal. Disarankan untuk menghindari kata “saya tidak bisa”, atau “ini tidak akan berhasil” ketika menghadapi sesuatu. Anda bisa mengubah kata-kata tersebut dengan kata yang lebih positif seperti “saya akan mencoba” atau “ini akan berhasil”. Pupuk kepercayaan diri Anda, dan jangan takut gagal, setidaknya Anda telah mencoba, sehingga bisa mengetahui di mana letak kekurangan dan mampu memperbaikinya hingga mencapai tujuan.

Fokus pada masa depan

Jangan terperangkap pada masa lalu, jadikan sebagai pelajaran dan berpikirlah tentang apa yang harus dikerjakan hari ini dan nanti. Sebab, tak ada yang bisa diubah dari masa lalu. Anda hanya dapat memperbaiki dan tidak mengulangi hal yang tidak berguna pada masa yang mendatang.

Bergaul dengan orang-orang berpikiran positif

Jika lingkungan sekitar banyak yang memberikan aura negatif, mungkin kini saatnya untuk mengurangi intensitas bergaul dengan orang-orang tersebut. Carilah teman yang mampu berpikir positif dalam menghadapi sesuatu sehingga Anda dapat menjadi orang yang positif pula.

Seseorang yang memiliki sikap optimis cenderung melihat kegagalan bukan masalah besar yang harus dirisaukan. Kegagalan hanya sukses yang tertunda akibat dari situasi yang kurang mendukung. Sehingga pribadi yang optimis cenderung lebih mudah bangkit kembali dari kegagalan untuk meraih keinginan dan cita-cita yang diharapkan.

(alodokter.com/muh)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY