Panwaslu Kapuas Hulu akan Buka Pendaftaran Panwascam

Panwaslu Kapuas Hulu akan Buka Pendaftaran Panwascam

BERBAGI
Foto: Ketua Panwaslu Kapuas Hulu, Musta'an/Yohanes

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com – Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kapuas Hulu, Musta’an, mengatakan pihaknya akan melakukan seleksi Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwascam).

“Pendaftaran Panwascam akan dibuka mulai dari tanggal 22 September hingga 1 Oktober 2017 mendatang,” katanya, Senin (18/9).

Pria yang karib disapaa Aan ini menjelaskan para pendaftaran memperhatikan sejumlah persyaratan berlaku. Mulai dari pengajuan surat pendaftaran, melampirkan keterangan dan bukti lain yang mendukung kompetisi.

“Untuk formulir berkas administrasi calon anggota Panwascam dan keterangan lebih lanjut dapat diperoleh di Seketariat tim seleksi calon anggota panitia Panwaslu Kabupaten Kapuas Hulu,” katanya.

Dokumen pendaftaran tersebut dapat diantarkan langsung oleh calon panitia Panwascam ke Seketariat Panwaslu Kabupaten Kapuas Hulu jalan Kom Yos Soedarso, depan Polsek Kota (Sekretariat FKUB).

“Untuk dokumen dibuat tiga rangkap, satu berkas asli dan duanya fotocopy. Untuk pendaftaran ini tidak dipungut biaya,” tuturnya

Diterangkannya, untuk persyaratan yang harus dipenuhi seperti Warga Negara Indonesia (WNI), pada saat pendaftaran usia paling rendah 25 tahun, setia kepada Pancasila, UUD 1945 dan cita-cita proklamasi, mempunyai integritas pribadi yang kuat, jujur dan adil, memiliki kemampuan terkait penyelenggaraan pemilu dan pengawasan Pemilu.

“Berpendidikan paling rendah SLTA sederajat, berdomisili di wilayah kecamatan bersangkutan, mampu secara jasmani dan rohani, tidak pernah menjadi anggota partai poitik atau telah mengundurkan diri selama lima tahun,” jelasnya

Ditambahkannya, harus dan bersedia mengundurkan diri dari jabatan politik, jabatan di pemerintahan dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/Badan Usaha Milik Desa (BUMD) saat mendaftarkan diri sebagai calon, tidak pernah dipidana selama lima tahun atau lebih.

“Harus bersedia kerja penuh waktu dan tidak berada dalam satu ikatan perkawinan dengan sesama penyelenggara Pemilu,” tutupnya.

(Yohanes/Faisal)

TIDAK ADA KOMENTAR